Breaking News
light_mode
Trending Tags

19 Desa di Kabupaten Bogor Belum Cair Bankeu Tahap Kedua

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Menjelang tutup tahun anggaran 2025, pencairan tahap kedua Bantuan Keuangan (Bankeu) infrastruktur desa di Kabupaten Bogor belum sepenuhnya rampung.

Dari total 415 desa penerima, masih terdapat 19 desa yang belum mencairkan dana tahap kedua akibat kendala administrasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana, mengungkapkan bahwa belasan desa tersebut belum memiliki Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) tahap kedua karena masih harus melakukan revisi pengajuan dalam aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Anggaran Dana (Si Panda).

 

“Dari 415 desa, masih ada 19 desa yang SP2D tahap keduanya belum terbit. Penyebabnya karena masih ada revisi usulan pencairan yang sedang berproses di aplikasi Si Panda,” ujar, Selasa (16/12).

 

Meski demikian, Hadijana optimistis pencairan dana tersebut dapat diselesaikan sebelum pergantian tahun.

 

Ia menegaskan bahwa secara teknis, pekerjaan fisik di lapangan tetap berjalan berkesinambungan sejak pencairan tahap pertama.

 

“Pada prinsipnya Bankeu ini pencairan dulu baru kegiatan. Tahap kedua sebesar 30 persen bisa dicairkan setelah tahap pertama mencapai 70 persen. Namun di lapangan, pekerjaan tetap berlanjut. Karena itu kami harapkan serapannya bisa selesai tidak lewat tahun,” jelasnya.

 

Senada dengan itu, Kepala Bidang Sarana Prasarana Kewilayahan dan Ekonomi Desa DPMD Kabupaten Bogor, Mira Dewi Sitanggang, menyebutkan bahwa persoalan administrasi menjadi kendala utama belum cairnya dana tahap kedua di 19 desa tersebut.

 

“Banyak ditemukan kesalahan administrasi dalam proposal, seperti salah penulisan nama desa. Misalnya seharusnya Desa Cimanggis, tapi tertulis Desa Susukan. Kemungkinan karena copy paste,” ungkapnya.

 

Mira menambahkan, meskipun Peraturan Bupati (Perbup) mengatur tahapan waktu pengajuan, kondisi ini masih memungkinkan untuk diselesaikan karena seluruh desa yang bersangkutan telah mengajukan pencairan sebelum batas waktu.

 

“Dalam Perbup memang diatur pengajuan pencairan paling lambat 10 Desember. Semua desa itu sudah masuk ke aplikasi, hanya masih revisi sehingga SP2D belum keluar. Harapannya dalam waktu dekat bisa segera dicairkan,” pungkasnya.

 

 

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bogor Kaji Pencabutan Moratorium Perbup Izin Usaha Toko Modern di 20 Kecamatan

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mengkaji pencabutan moratorium Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 63 Tahun 2017. Perbup itu berisikan tentang Penghentian Sementara Penerbitan Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Pasalnya, ada 20 Kecamatan yang tidak memperbolehkan adanya pengeluaran izin untuk pembangunan minimarket. Salah satu alasannya yakni untuk mengembangkan usaha masyarakat lokal, tanpa ada saingan toko modern […]

  • 12 Tempat Wisata Kota Jogja yang Estetik dan Paling Banyak Diburu Wisatawan

    12 Tempat Wisata Kota Jogja yang Estetik dan Paling Banyak Diburu Wisatawan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Jogja selalu menarik wisatawan berkat kekayaan budaya dan sejarahnya, dari keraton hingga pasar tradisional, menawarkan banyak lokasi unik untuk dijelajahi. Setiap sudut Jogja menyajikan pengalaman berbeda, mulai dari kuliner, seni, hingga interaksi dengan penduduk lokal. Bagi kamu yang gemar fotografi, ada banyak tempat wisata di Jogja yang cocok dijadikan latar foto estetik. Kota […]

  • Kabel PLN di Tanjungsari Dicuri, Ratusan Rumah Warga Mati Lampu 

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Delapan Kabel Apur milik Perusahan Listik Negara (PLN) di Kampung Buniwangi, Desa Sukarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor dicuri. Peristiwa itu terjadi pada, Senin (26/5) sekitar pukul 03.13 WIB. Akibatnya 100 rumah warga mengalami mati lampu. Kapolsek Tanjungsari, Iptu Agung Taupan Agustian membenarkan aksi pencurian kabel PLN tersebut. “Kami sudah cek ke lokasi, sekitar 100 […]

  • Usai saling Senggol, Pengendara Motor Meninggal Dunia Terlindas Truk di Dramaga

    Usai saling Senggol, Pengendara Motor Meninggal Dunia Terlindas Truk di Dramaga

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Pengendara motor meninggal dunia terlindas Truk tangki Pertamina usai bersenggolan dengan pengendara lain di Jalan Raya Dramaga, pada Jumat (29/8/2025). Mulanya, pengendara berinisial RNR mengendarai motor dengan no.pol F 3420 FJW melintasi Jalan Dramaga menuju arah ke Kota Bogor. Lalu, saat RNR sampai di ruas Jalan Raya Dramaga tepatnya di Kampung Babakan mencoba untuk mendahului […]

  • 6.518 Warga Kabupaten Bogor Nganggur, Paling Banyak di Wilayah Cibinong

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor mencatat ada 6.518 warga yang belum memiliki pekerjaan atau nganggur. Berdasarkan data jumlah penduduk di Kabupaten Bogor memiliki 5.682.303 jiwa, dengan tingkat pengangguran tertinggi di Cibinong sebanyak 6.518 jiwa dan terendah di wilayah Tajurhalang berjumlah 400 jiwa. Plt Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji […]

  • Kemendag dan Bareskrim Polri Temukan SPBU di Bogor Kurangi Tarakan BBM

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kementrian Perdagangan (Kemendag) dan Bareskrim Polri menemukan kecurangan di SPBU 34.167.12 yang berlokasi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (19/3). Kecurangan itu, ditemukan adanya pengurangan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui perangkat elektronik. Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan temuan kecurangan itu berasa dari aduan masyarakat. Kemudian, pemerintah menindaklanjuti aduan tersebut. Lalu, ditemukan kecurangan […]

expand_less