Breaking News
light_mode
Trending Tags

Waspada Banjir Bandang: Faktor Pemicu, Dampak, dan Upaya Mitigasi

  • account_circle Putri
  • calendar_month Sel, 9 Des 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idBanjir bandang dikenal sebagai salah satu bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, selain pengertiannya penting untuk mengetahui juga terkait penyebab, dampak dan juga bentuk mitigasinya.

Bencana merupakan suatu peristiwa yang mengancam kehidupan masyarakat, baik dari faktor alam, non-alam, maupun manusia yang menyebabkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda maupun psikologis. Pengertian bencana tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007.

Bagi masyarakat yang berada di lokasi yang rawan terkena banjir bandang, penting untuk mengetahui penyebab hingga mitigasi dari banjir bandang.

Pengertian Banjir Bandang

Dikutip dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, banjir bandang merupakan banjir yang datang secara tiba-tiba dengan jumlah debit air yang sangat besar. Hal tersebut biasanya terjadi karena adanya bendungan air pada aliran sungai.

Penyebab Banjir Bandang

Pengetahuan terkait penyebab banjir bandang sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat. Mengutip dari laman its.ac.id, berikut penyebab dari banjir bandang.

  • Hujan yang ekstrim;
  • Selain itu, tipologi daerah aliran sungai (DAS) serta alur-alur sungai yang rawan banjir bandang;
  • Selanjutnya, bendungan air akibat dari sampah vegetasi atau bekas longsor yang menutupi aliran sungai;
  • Jebolnya bendungan atau tanggul dan kembalinya alur sungai setelah diluruskan;
  • Kemudian, bertemunya puncak banjir pada muara dua alur sungai juga menjadi salah satu penyebab dari banjir bandang.

Dampak Banjir Bandang

Dikutip dari sumber yang sama, berikut berbagai dampak yang disebabkan oleh banjir bandang:

  • Penyebaran penyakit (disease);
  • Rusaknya habitat (loss of habitat);
  • Hancurnya infrastruktur (houses, buildings, and other structures destroyed);
  • Pencemaran air tanah dan lingkungan (household wastes get into the water system);
  • Putusnya aliran listrik dan sumber energi (power outages);

Serta masih terdapat banyak dampak lainnya yang dapat disebabkan oleh bencana banjir bandang.

Bentuk Mitigasi dari Banjir Bandang

Mitigasi dapat dilakukan sebelum, saat dan juga setelah terjadinya banjir bandang. Mengutip kembali dari sumber sebelumnya, berikut berbagai bentuk mitigasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat terdampak.

Sebelum Terjadi Banjir Bandang:

  • Melakukan penataan daerah aliran sungai dari hulu ke hilir secara terpadu sesuai dengan fungsi lahan;
  • Membangun sistem pemantauan dan peringatan dini pada wilayah yang sering terkena banjir;
  • Memasang pompa dan penghalang ombak untuk daerah yang lebih rendah dari permukaan laut;
  • Tidak membangun rumah di sekitar bantaran sungai;
  • Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar, terutama pada saluran air atau selokan dari sampah;
  • Menentukan lokasi Posko Banjir yang tepat untuk pengungsi, lengkap dengan fasilitas alat evakuasi, dapur umum, MCK, dan pasokan air bersih;
  • Membentuk tim penanggulangan banjir di tingkat warga;
  • Apabila memungkinkan tinggikan bangunan rumah, buat dinding penghalang banjir, dan lindungan rumah dengan cat waterproof;
  • Mengamankan berbagai dokumen penting seperti, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Buku Tabungan, Sertifikat maupun yang lain dari jangkauan air;
  • Merancang rencana penyelamatan dan komunikasi apabila banjir datang.

Saat Terjadi Banjir Bandang:

  • Matikan listrik di dalam rumah dan hubungi petugas PLN untuk mematikan aliran listrik.
  • Segera mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
  • Setelah itu, mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sedini mungkin. Sebelum pergi, pastikan rumah dalam keadaan terkunci dan aman.
  • Tidak berjalan atau berkendara di aliran banjir agar mencegah terseret oleh arus.

Setelah Terjadi Banjir Bandang:

  • Segera membersihkan rumah dan halaman dari sisa air banjir, lumpur, dan sampah.
  • Tetap waspada terhadap kemungkinan binatang seperti ular, lipan, tikus, kecoa, lalat, dan nyamuk yang ikut terbawa aliran banjir.
  • Gunakan antiseptik untuk membunuh berbagai kuman yang menyebabkan penyakit.
  • Selain itu, segera gunakan persediaan air bersih untuk mengurangi risiko diare (sebab penyakit ini paling sering menjangkit korban banjir).
  • Usahakan juga untuk selalu waspada apabila kemungkinan terjadi banjir susulan.
  • Terus ikuti perkembangan informasi mengenai banjir dari media serta petugas sekitar.

Demikianlah penjelasan terkait pengertian, penyebab, dampak serta mitigasi dari bencana banjir bandang. Semoga bermanfaat dan dapat membentuk kewaspadaan serta kepedulian ya.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persikabo 1973 Semakin Terpuruk, Budiarjo Thalib : Ini Periode Terburuk Saya 

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pelatih Persikabo 1973 Budiarjo Thalib mengakui bahwa timnya tengah mengalami periode terburuk sepanjang karier kepelatihannya. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Budiarjo Thalib tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kekalahan tim. Ia juga mengungkapkan, berbagai kendala yang dihadapi Persikabo 1973, termasuk persoalan finansial serta manajemen yang dinilai kurang mendukung. “Bermain di kandang sendiri tentu kami ingin […]

  • Peduli Lingkungan, Pasar Tohaga Bersihkan Hulu Ciliwung dan Kelola Limbah Mandiri

    Peduli Lingkungan, Pasar Tohaga Bersihkan Hulu Ciliwung dan Kelola Limbah Mandiri

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Perumda Pasar Tohaga menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Kegiatan ini dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup, pelajar, dan elemen masyarakat sekitar Pasar Rakyat Cisarua, sebagai upaya mendorong kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai. Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris, mengatakan aksi ini menjadi […]

  • Kenapa Vina Muliana Mendadak Pamit dari TikTok? Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya

    Kenapa Vina Muliana Mendadak Pamit dari TikTok? Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Tiktoker BUMN yang dikenal luas di kalangan Gen Z dan milenial, Vina Muliana mengumumkan keputusannya untuk berhenti sementara dari dunia konten. Melalui unggahan video berdurasi 38 detik yang diunggah pada Selasa, 15 Juli 2025, Vina secara resmi menyampaikan pamit kepada para pengikut setianya. “Hai guys, aku mau pamit, ya,” ujar Vina dalam video […]

  • Dahan Pohon Patah Akibat Cuaca Buruk, BPBD Kota Bogor Lakukan Evakuasi Cepat

    Dahan Pohon Patah Akibat Cuaca Buruk, BPBD Kota Bogor Lakukan Evakuasi Cepat

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Dahan dari suatu pohon patah akibat kondisi cuaca yang ekstrem di Jalan Sholeh Iskandar, RT 02 RW 10, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pagi hari, Rabu (21/1/2026). Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, menjelaskan bahwa dahan pohon yang patah berasal dari pohon palandingan atau pete cina yang memiliki tinggi sekitar […]

  • Tebang Pohon Salam, Remaja di Bojonggede Tewas Tersengat Aliran Listrik

    Tebang Pohon Salam, Remaja di Bojonggede Tewas Tersengat Aliran Listrik 

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Seorang remaja berinisial FP (21) tewas tersengat listrik saat menebang pohon salam di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (2/1). Peristiwa itu terjadi pada pukul 08.00 WIB. Korban bersama ayahnya saat itu akan menebang pohon salam yang berada di pinggir jalan. Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Syafi’ih mengatakan, korban memanjat pohon dan menebang […]

  • Pangdam Siliwangi Sebut KDKMP Pakansari jadi Koperasi Andalan

    Pangdam Siliwangi Sebut KDKMP Pakansari jadi Koperasi Andalan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menilai keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Pakansari memiliki nilai strategis yang tinggi karena berada di pusat aktivitas masyarakat. KDKMP Pakansari dikelilingi berbagai fasilitas publik, mulai dari Stadion Pakansari, Masjid Raya Nurul Wathon, hingga sarana olahraga Laga Satria dan Laga Tangkas. Kata Pangdam, lokasi ini kerap menjadi […]

expand_less