Breaking News
light_mode
Trending Tags

Manfaat Daun Saga untuk Ibu Hamil: Cegah Infeksi hingga Preeklamsia

  • account_circle Putri
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idDaun saga atau Abrus precatorius adalah jenis tanaman merambat yang sering digunakan untuk pengobatan alternatif. Jenis tanaman ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Tanaman daun saga mampu meredakan sakit gigi, sariawan, dan radang tenggorokan yang sering menyerang anak-anak hingga orang dewasa, Selain itu, tanaman ini juga bermanfaat untuk mendukung kehamilan secara optimal.

Manfaat Daun Saga untuk Ibu Hamil

Berikut ini manfaat daun saga untuk ibu hamil:

1. Mencegah Infeksi Penyakit

Daun saga termasuk obat tradisional untuk ibu hamil yang mengandung sejumlah zat aktif, seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Jenis tanaman ini juga bersifat antibakteri yang berperan penting untuk mencegah infeksi penyakit yang rentan terjadi pada ibu hamil.

Antibakteri pada daun saga bekerja dengan cara menghambat atau mematikan perkembangan bakteri di dalam tubuh. Selain itu, daun saga untuk ibu menyusui juga mengurangi risiko terjadinya peradangan pada payudara yang mungkin melibatkan infeksi bakteri.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Selama kehamilan, ibu hamil mengalami peningkatan kebutuhan metabolik sehingga lebih rentan terhadap stres oksidatif. Antioksidan pada daun saga mampu menjaga keseimbangan dan melindungi jaringan tubuh selama kehamilan, termasuk plasenta dan sistem vaskular.

Bukan hanya itu saja, antioksidan daun saga juga mendukung fungsi plasenta untuk mengurangi kerusakan oksidatif dan memastikan penyaluran nutrisi ke janin. Meskipun bermanfaat, jenis daun ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena bisa memicu efek samping.

3. Mengurangi Risiko Preeklamsia

Preeklamsia termasuk komplikasi kehamilan yang dapat terjadi di pertengahan kehamilan setelah 20 minggu. Gejalanya dapat berupa tekanan darah tinggi, pembengkakan, dan protein dalam urine.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, preeklamsia bisa berakibat fatal bagi kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Anda bisa mengurangi risiko preeklamsia dengan mengonsumsi makanan rendah garam, seperti daun saga.

Jenis daun ini kaya akan antioksidan yang meningkatkan kesehatan ibu hamil. Cara mengolah daun saga cenderung bervariasi, mulai dari tumisan atau merebusnya hingga matang.

4. Mencegah Diabetes Gestasional

Selain preeklamsia, daun saga bermanfaat untuk mencegah diabetes gestasional pada ibu hamil. Kondisi ini dapat terjadi ketika hormon plasenta menghalangi kemampuan tubuh dalam memproduksi atau menggunakan insulin.

Akibatnya, tubuh mengalami kadar gula darah tinggi yang biasanya muncul antara minggu ke-24 dan ke-28. Makanan yang mengandung nutrisi seimbang, seperti daun saga mampu mengelola kadar gula darah dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan.

Daun saga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh, termasuk serat, protein, dan vitamin A. Sebelum mengonsumsi daun ini, pastikan untuk mengolahnya dengan tepat agar mendapatkan manfaat secara optimal.

5. Menambah Nafsu Makan

Nafsu makan menurun pada ibu hamil merupakan kondisi yang normal terjadi. Namun, kondisi ini sebaiknya tidak boleh diabaikan begitu saja karena bisa memengaruhi kesehatan janin.

Kehilangan nafsu makan bisa terjadi karena banyak hal, seperti perubahan hormon, mengalami mual dan muntah (morning sickness). Anda dapat mengatasi kondisi ini dengan mengonsumsi makanan kaya akan vitamin B, seperti daun saga untuk meningkatkan nafsu makan pada ibu hamil.

Kandungan daun saga terdiri dari vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), dan B3 (niasin) yang berperan penting untuk membantu tubuh dalam mengubah makan menjadi metabolisme. Hal ini juga dapat meningkatkan energi selama kehamilan agar tubuh tidak mudah lemas.

6. Mengurangi Peradangan Paru-Paru

Manfaat daun saga untuk paru-paru pada ibu hamil adalah mampu mengurangi peradangan dan mengatasi gejala asma. Jenis tanaman ini memiliki efek antimikroba yang berkhasiat untuk melawan infeksi yang memengaruhi saluran pernapasan.

Namun, daun saga tidak aman dikonsumsi dalam dosis tinggi atau jangka waktu lama. Sebab, beberapa spesies daun ini mengandung zat kimia thuajone yang mampu menyebabkan kejang, merusak hati, dan sistem saraf.

Cara Mengonsumsi Daun Saga yang Benar

Berikut ini adalah beberapa cara menambahkan daun saga segar ke dalam berbagai menu masakan sehari-hari:

  • Menaburkannya sebagai hiasan pada sup atau makanan berkuah lainnya
  • Mencampurkannya dengan isian makanan panggang
  • Mengombinasikan daun sage yang sudah dipotong kecil dengan mentega untuk membuat olahan mentega saga
  • Cincang halus daun saga untuk menambahkan ke dalam saus tomat
  • Sajikan daun saga bersama dengan olahan telur

Risiko Efek Samping Daun Saga

Pada dasarnya, ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi daun saga segar asalkan mengolahnya dengan tepat. Namun, produk daun saga, seperti minyak pekat atau suplemen sebaiknya tidak diberikan selama kehamilan, menyusui, dan pada anak-anak.

Sebab, jenis tanaman ini bisa menyebabkan efek samping yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Penelitian membuktikan bahwa minyak daun saga dapat menimbulkan mual, diare, detak jantung meningkat, hipertensi, dan kejang pada sebagian orang.

Selain itu, bahaya daun saga mampu menjadi racun bagi otak apabila mengonsumsi suplemen dalam dosis tinggi. Sebelum minum suplemen, pastikan Anda berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan dosis daun saga yang sesuai dengan kebutuhan.

Hal ini sangat penting untuk mengurangi risiko efek samping yang terjadi. Jika Anda mengalami efek samping akibat daun saga yang tidak kunjung sembuh dalam waktu lama, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Kebiasaan Pagi yang Bisa Meningkatkan Mood dan Mengurangi Stres

    6 Kebiasaan Pagi yang Bisa Meningkatkan Mood dan Mengurangi Stres

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Mengawali hari dengan kebiasaan pagi yang positif sudah lama dianggap penting oleh banyak pakar kesehatan mental. Apalagi bila kamu sedang mengalami depresi dan kecemasan, rutinitas pagi yang baik dapat berpengaruh besar terhadap kesehatan mentalmu, dan kamu akan merasakan ada yang hilang jika tidak melakukannya. Saat membuat rutinitas pagi, sangat penting untuk memperhitungkan waktu […]

  • Ketua DPRD Kabupaten Bogor Siap Jalankan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Ketua DPRD Sastra Winara mengatakan, pihaknya sedang memproses pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 soal efisisensi anggaran. Sastra Winara menjelaskan, sesuai dengan Inpres tersebut ada kegiatan yang memang diharuskan untuk dikurangi, seperti perjalanan dinas, makan dan minum (mamin), ATK, dan lainnya. Saat ini, kata Wasekjen Partai Gerinda itu, DPRD telah menyerahkan ke […]

  • Cap Go Meh Bogor 2025 Kembali Digelar, Cek  Tanggalnya ! 

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Cap Go Meh atau Bogor Street Fest (CGM-BSF) digelar kembali pada tahun ini dengan mengakat tema “Menyongsong Era Baru, A New Beginning”. Acara ini menekankan semangat persatuan dalam keberagaman serta menjadi simbol awal perjalanan menuju masa depan yang lebih inklusif. PJ Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan, bahwa Cap Go Meh Bogor mencerminkan keindahan toleransi […]

  • Siap-Siap Pemkab Bogor Bakal Terapkan Jam Malam untuk Pelajar

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto akan menerapkan aturan jam malam bagi pelajar yang ada di Kabupaten Bogor. Penerapan jam malam untuk para siswa ini, mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Surat Edaran dengan Nomor 51/PA.03/Disdik mengatur tentang penerapan jam malam bagi peserta didik. Rudy Susmanto mengatakan, ia sudah melakukan konsultasi dengan […]

  • Polisi Ungkap Kasus Pungli di Taman Nasional Gunung Halimun Salak

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Aksi pungutan liar (Pungli) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak tepatnya di Curug Ciparay, Kabupaten Bogor ramai di media sosial. Video yang diunggah banyak media sosial itu, memperlihatkan salah satu pengunjung didalam angkot sedang berbicara dengan pelaku pungli. Dimana, korban diharuskan untuk membeli tiket di gerbang sebesar Rp 32 ribu, yang mana Rp.30 ribu untuk […]

  • Bupati Kebumen Resmi Luncurkan Kawasan Agromen, Wisatawan Dapat Nikmati Sembari Memetik Buah Sendiri

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sektor pertanian di Kebumen memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Untuk mendukung hal tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi meluncurkan Kawasan Agrowisata Kebumen (Agromen) pada hari pertama dirinya bertugas. Kawasan Agrowisata ini terletak di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekda Edi Rianto, serta pimpinan OPD dan camat beserta […]

expand_less