Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bahaya Kenakalan Remaja: Dampak, Faktor Pemicu, dan Upaya Pencegahan

  • account_circle Putri
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Remaja adalah masa penuh dinamika, mulai dari pencarian jati diri, keinginan dicintai, hingga eksperimen terhadap batasan. Namun, tanpa pendampingan penuh, fase ini rentan berujung pada perilaku menyimpang remaja, mulai dari tawuran, narkoba, seks bebas, bullying, vandalisme, dan lainnya.

Fenomena ini bukan sekadar fase “duri masa muda”, melainkan sinyal krisis yang memerlukan perhatian serius dari orang tua, sekolah, dan masyarakat.

Apa Itu Kenakalan Remaja?

Kenakalan remaja merujuk pada berbagai bentuk perilaku menyimpang remaja, tindakan yang menyimpang dari norma sosial dan hukum, yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kenakalan remaja mencakup dari bolos sekolah hingga tindakan kriminal berat, seperti pencurian dan tawuran.

Kondisi ini patut menjadi perhatian serius bagi KPeople sebagai orang tua. Jika dibiarkan, ini dapat berkembang menjadi kebiasaan jangka panjang, mengancam masa depan remaja, dan bahkan merusak reputasi keluarga.

Bentuk Kenakalan Remaja

Berikut beberapa bentuk umum dari kenakalan remaja:

1. Perilaku Agresif

Meliputi tawuran, bullying, dan kekerasan. Tawuran menjadi sorotan karena dampaknya yang luas bagi korban dan masyarakat, serta berpotensi berujung penanganan hukum.

2. Penyalahgunaan Zat

Termasuk penggunaan narkoba, alkohol, dan rokok. Remaja rentan terjerumus karena rasa ingin coba-coba, tekanan kelompok, dan pencarian pelarian terhadap tekanan hidup.

3. Perilaku Seks Bebas

Sex bebas atau hubungan di luar pernikahan tanpa pelindung semakin mudah diakses lewat internet. Hal ini berisiko tinggi bagi kesehatan reproduksi dan emosional remaja.

4. Pelanggaran Hukum Ringan

Vandalisme (perusakan fasilitas umum) dan pencurian kecil (mencuri uang jajan atau barang sepele) menjadi awal mula kenakalan yang lebih serius.

5. Pelanggaran Aturan Sekolah

Bolos, tidak disiplin, serta merokok di lingkungan sekolah menjadi pelanggaran yang tampak remeh tetapi memicu penurunan prestasi dan ketertiban sekolah.

6. Cyberbullying

Intimidasi lewat media sosial alias cyber bullying sering tidak terlihat secara langsung, tetapi dampaknya serius terhadap psikologis korban.

Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja tidak terjadi begitu saja, melainkan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan. Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi remaja:

1. Faktor Internal dari Individu

Kurangnya kontrol diri remaja dan pencarian identitas yang salah arah menyebabkan dorongan untuk melawan aturan. Remaja dengan kontrol diri rendah cenderung melakukan agresi dan perilaku impulsif. Ditambah, masalah emosional dan kurangnya pemahaman konsekuensi juga bisa memperburuk situasi.

2. Faktor Keluarga

Keluarga adalah lingkungan utama pembentukan karakter. Kurangnya perhatian, broken home, pola asuh yang salah (terlalu keras atau permisif), konflik orang tua, dan minimnya komunikasi menciptakan ruang bagi kenakalan.

3. Faktor Lingkungan Teman Sebaya

Berdasarkan Ranah Research Journal of Multidisciplinary Research and Development, peer pressure alias pengaruh dari teman sebaya punya pengaruh besar terhadap seseorang. Remaja akan meniru rekan sebaya untuk diterima, bahkan jika perilaku itu negatif.

4. Faktor Lingkungan Sekolah

Sekolah tanpa pengawasan baik, iklim belajar yang tidak kondusif, dan adanya bullying internal dapat meningkatkan risiko kenakalan remaja.

5. Faktor Lingkungan Sosial & Media

Lingkungan yang mudah terpapar kekerasan serta norma sosial longgar, termasuk pengaruh negatif media sosial atau internet dapat mendorong remaja menjajal perilaku menyimpang tanpa rasa takut.

Dampak Negatif Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja membawa dampak yang luas, bukan hanya bagi pelaku itu sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Ini dia sejumlah dampak negatif dari kenakalan remaja:

Bagi Remaja Sendiri

Kenakalan remaja mengancam masa kini dan masa depan, mulai dari prestasi menurun, risiko kecanduan zat, trauma psikologis, bahkan potensi terjerumus ke dunia kriminal dan sosial.

Bagi Keluarga

Mengalami tekanan reputasi, perasaan malu, dan kehilangan keyakinan terhadap kemampuan mendidik anak juga bisa mencoreng kehormatan dan nama baik keluarga.

Bagi Masyarakat

Tawuran mengganggu ketertiban umum, vandalisme merugikan publik secara materil, bullying menimbulkan ketidakamanan sosial, dan biaya penanganan kriminal meningkat. Jika dibiarkan, efeknya terhadap stabilitas sosial bisa panjang.

Bentuk Pencegahan Kenakalan Remaja

Berikut adalah beberapa peran penting yang dapat dilakukan dalam membentuk remaja yang sehat dan bertanggung jawab:

Peran Orang Tua

  • Komunikasi terbuka antara orang tua dan remaja
  • Penuh kasih sayang dan pengawasan tepat
  • Menjadi role model dalam pengambilan keputusan dan kontrol diri remaja
  • Menetapkan batasan jelas (larangan narkoba, tawuran, seks bebas)
  • Mendukung aktivitas positif (olahraga, seni, komunitas)

Peran Sekolah

  • Ciptakan lingkungan aman dan positif
  • Implementasi program anti-bullying dan konseling
  • Sediakan pendampingan psikologis untuk siswa rentan

Peran Masyarakat

  • Fasilitasi kegiatan positif remaja, seperti olahraga, seni, bakti sosial
  • Kawal norma sosial positif dan kontrol peer pressure
  • Libatkan pemerintah dan lembaga dalam advokasi remaja sehat

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heri Gunawan Tekankan Tiga Program Potensial Usai Ekspose Katar 40 Kecamatan

    Heri Gunawan Tekankan Tiga Program Potensial Usai Ekspose Katar 40 Kecamatan

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Karang Taruna Kabupaten Bogor telah menyelesaikan penyampaian program 40 Kecamatan selama dua minggu di bulan Juli 2025. Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menegaskan bahwa penyampaian program ini merupakan dasar penting bagi pengurus Katar Kecamatan untuk melaksanakan kegiatan. Heri mengungkapkan, dalam penyampaian program 40 Katar Kecamatan, ia mengajak para pengurus untuk berkonsentrasi […]

  • TPS di Jalur Puncak Dibongkar, Warga Bingung Buang Sampah Kemana

    TPS di Jalur Puncak Dibongkar, Warga Bingung Buang Sampah Kemana 

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sepanjang ruas Jalan Raya Puncak. Pembongkaran TPS ini membuat warga sekitar binggung. Sebab tak ada tempat lain untuk membuang sampah. Perwakilan warga Puncak, Dani Baesuni mendorong pemerintah daerah untuk mencarikan solusi terhadap persoalan sampah tersebut. “Sekarang warga bingung karena tidak ada […]

  • 10 Tips Memilih Cat Tembok Rumah agar Awet dan Tidak Mudah Pudar

    10 Tips Memilih Cat Tembok Rumah agar Awet dan Tidak Mudah Pudar

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Apakah kalian berencana untuk memperbarui tampilan dalam dan luar rumah dengan pilihan warna cat yang berbeda? Wah, pastinya rumah kalian akan tampak seperti baru. Namun, sebelum mulai mengaplikasikan cat, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Karena, mengecat rumah bukan sekadar memberi nuansa baru pada dinding. Jika kalian tidak memilih warna dan cat […]

  • Sri Mulyani Modifikasi Sejumlah Aturan Guna Negosiasi Tarif Impor Trump

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memiliki kesempatan untuk mencabut atau memodifikasi sejumlah peraturan. Langkah ini merupakan bagian dari negosiasi Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump mengenai tarif impor resiprokal. Sri Mulyani menjelaskan bahwa pengalaman AS dalam bernegosiasi melibatkan tinjauan menyeluruh, tidak hanya berkaitan dengan hambatan tarif perdagangan, tetapi juga […]

  • Diduga Telantarkan Istri dan Anak di Bogor, Pejabat OKU Selatan Terancam Dipidana

    Diduga Telantarkan Istri dan Anak di Bogor, Pejabat OKU Selatan Terancam Dipidana

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Seorang pejabat eselon II di Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, berinisial R, digugat oleh istri sahnya, DP (32), atas dugaan penelantaran istri dan anak. Gugatan ini dilayangkan melalui Kantor Hukum Sembilan Bintang. R dinilai tak lagi menunaikan kewajiban sebagai suami dan ayah sejak awal 2025. DP, yang menikah secara resmi dengan R […]

  • Petugas Dishub Kabupaten Bogor Digeruduk Masa, Kadishub : Lagi Istirahat

    Petugas Dishub Kabupaten Bogor Digeruduk Masa, Kadishub : Lagi Istirahat 

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor buka suara terkait aksi teguran oleh warga kepada anggota dishub di sebuah warung di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Selasa (16/9). Dari video yang ramai di media sosial terlihat sejumlah warga mendatangi petugas Dishub Kabupaten Bogor karena dinilai tidak menjaga jalan Parungpanjang. Ada juga beberapa warga terekam kamera sedang membawa pentungan dan […]

expand_less