Breaking News
light_mode
Trending Tags

7 Cara Beradaptasi di Sekolah Baru agar Nyaman dan Terhindar dari Bullying

  • account_circle Putri
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idMemasuki lingkungan sekolah baru sering kali menjadi tantangan besar bagi siswa. Perubahan suasana, teman, dan sistem pembelajaran dapat memicu rasa cemas dan tidak percaya diri. Hal ini bukan hanya berdampak pada prestasi akademik, tetapi juga pada kondisi emosional siswa secara keseluruhan.

Tidak hanya soal akademik, siswa juga rentan mengalami perundungan ketika mereka belum sepenuhnya berbaur dengan lingkungan baru. Untuk itu, diperlukan upaya adaptasi yang tepat agar siswa merasa nyaman dan diterima oleh lingkungan sekitar.

Berikut beberapa cara adaptasi yang dapat membantu mereka merasa aman dan terhindar dari bullying.

7 cara beradaptasi di sekolah baru

1. Bersikap ramah dan percaya diri

Senyum dan sapaan ringan bisa menjadi kunci awal membuka pertemanan di lingkungan baru. Menurut ahli psikolog, sikap positif membantu siswa lebih mudah diterima di lingkungan sekolah.

2. Dekati guru dan staf sekolah

Memiliki kedekatan dengan guru atau staf sekolah juga penting. Jika sewaktu-waktu mengalami masalah, ada orang dewasa yang bisa dipercaya untuk membantu. Ini juga memberi rasa aman pada anak saat beradaptasi.

3. Ikut kegiatan ekstrakurikuler

Bergabung dalam ekstrakurikuler membantu siswa menemukan teman yang punya hobi dan minat serupa. Lingkungan ini juga biasanya lebih hangat, sehingga risiko perundungan lebih kecil.

4. Manfaatkan program pendamping siswa

Beberapa sekolah kini punya program buddy atau satgas anti-bullying. Jangan ragu meminta bantuan mereka jika butuh teman berbagi cerita atau menghadapi kesulitan.

5. Kembangkan empati dan sikap positif

Belajar menghargai perbedaan, menghormati orang lain, dan bersikap baik akan membuat siswa lebih mudah diterima. Lingkungan yang penuh empati juga menekan munculnya perundungan.

6. Waspadai tanda-tanda bullying

Orangtua dan guru perlu waspada jika anak tiba-tiba enggan ke sekolah, sering terlihat murung, atau menjauh dari teman. Tanda-tanda ini bisa jadi sinyal awal adanya perundungan.

7. Berani bicara saat diperlukan

Jika mengalami perundungan, jangan diam. Laporkan kepada guru atau orang yang dipercaya. Bersikap tenang dan berani juga bisa membuat pelaku bully enggan melanjutkan aksinya.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, siswa diharapkan bisa lebih nyaman menyesuaikan diri di sekolah baru. Proses adaptasi yang baik akan membantu mereka lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman dan guru di lingkungan baru.

Lingkungan belajar yang aman dan suportif juga menjadi kunci penting agar semua siswa dapat berkembang dengan maksimal. Dukungan dari pihak sekolah, keluarga, dan teman sebaya sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya perundungan.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerusuhan Mei 1998, Sejarah Kelam dan Tragedi Trisakti

    Kerusuhan Mei 1998, Sejarah Kelam dan Tragedi Trisakti

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Indonesia mengalami sebuah tragedi kemanusiaan yang mencoreng lembaran sejarahnya, yaitu Kerusuhan Mei 1998 dan Tragedi Trisakti. Peristiwa ini menyisakan luka yang dalam bagi bangsa, meninggalkan ingatan yang pahit mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), rasisme, serta kekerasan. Kerusuhan Mei 1998, yang merupakan bagian dari sebuah perubahan besar, mencatat sejumlah pelanggaran HAM yang sangat […]

  • Kota Tua Tetap Ramai Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025 Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Suasana di tempat wisata Kota Tua, Jakarta Utara, pada hari libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, tampak sedikit mendung dengan hujan rintik-rintik yang mengguyur. Meskipun gerimis sempat menggoda, semangat masyarakat untuk berwisata tak surut. Sebuah pantauan yang dilakukan di lokasi pada pukul 16. 51 WIB menunjukkan bahwa hujan rintik-rintik masih jatuh di area Kota Tua. Wisatawan yang ramai mengunjungi Taman Fatahillah segera mencari tempat berteduh. Beberapa menuju kafe atau tempat makan, sementara yang lain […]

  • Polisi Ungkap Kasus Pengurangan Isi Minyak Kita Palsu di Bogor : Pelaku Untung Rp 500 Juta 

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Polres Bogor mengamankan satu orang pelaku berinisal TRM dalam kasus pengurangan isi Minyak Kita. Pelaku berperan sebagai pengelola di tempat prosuksi pengemasan minyak goreng subsidi ilegal, di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila mengatakan pelaku melakukan dugaan tindak pidana dengan cara sengaja memproduksi minyak goreng Minyak Kita dan mengurangi […]

  • Pemkot Bogor Gunakan Gedung Bekas Imigrasi sebagai Kantor Baru Satpol PP

    Pemkot Bogor Gunakan Gedung Bekas Imigrasi sebagai Kantor Baru Satpol PP

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kota Bogor secara resmi mulai menggunakan Gedung bekas Kantor Imigrasi yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, sebagai markas baru bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjelaskan bahwa penggunaan Gedung ini dilakukan berdasarkan perjanjian peminjaman aset dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. […]

  • Pria Diterkam Buaya

    Pria di Belitung Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi, Disaksikan Anak Kandung

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Abdul
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Peristiwa tragis menggemparkan warga Belitung. Seorang pria bernama Rusmanto (40) meninggal dunia setelah diterkam buaya saat mandi di kolong bekas tambang timah. Peristiwa nahas itu terjadi di hadapan anak kandungnya sendiri. Insiden berlangsung di Desa Cerucuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah […]

  • Angin Malam Rentan Alami Paru-Paru Basah, Mitos atau Fakta?

    Angin Malam Rentan Alami Paru-Paru Basah, Mitos atau Fakta?

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Negara tropis emang jarang sekali merasakan suhu dingin yang parah. Pakian tebal pun kurang diperlukan, kecuali memiliki rencana untuk naik gunung atau camping. Namun, menggunakan luaran seperti jaket, hoodie, parka, atau jenis lainnya sebaiknya tetap digunakan saat keluar rumah di malam hari. Hal ini bertujuan untuk menghindari terkena paparan angin mala yang dapat […]

expand_less