Realisasi Jalur Tambang Parungpanjang : Truk Bisa Masuk Tol
- account_circle Sandi
- calendar_month Sen, 3 Nov 2025
- comment 0 komentar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah merumuskan kembali pembangunan jalur tambang di Parungpanjang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan Pemkab Bogor akan membebaskan lahan untuk pembanunan jalur tambang.
Nantinya ketika jalur tambang sudah dibangun, kendaraan besar tak boleh lagi melintaa di Jalan Kabupaten Bogor maupun Provisi.
“Misalnya begini, mobil besar gaboleh lewat jalan kabupaten dan provinsi, langsung ke akses tol, atau pak bupati berencana membebaskan lahan untuk tambang kemudian nanti membangun jalan tambang, “ujarnya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/11).
Dedi mengatakan, pembanguna jalur tambang harus dibangun bersama-sama. Sebab pajak tambang paling besar masuknya ke Kabupaten 75,25 persen.
Selain itu, Demul menekankan pekerja tambang untuk mendapatkan ansuransi. Pasalnya para pekerja mendapatan upah sangat rendah.
“Saya gamau lagi nanti, kuli lajur tanpa asuransi, yang tukang muat itu tanpa asuransi, saya gamau lagi nanti ada orang yang meninggal di tambang, itu tidak dapat asuransi kecelakaan kerja,”ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan pihaknya telah menganggarkan pembangunan Jalur Tambang untuk pembebasan lahan pada rancangan APBD 2026.
“Kita sudah mempersiapkan anggaran pembebasan jalan khusus angkutan barang dan tambang,”katanya.
Untuk besaran anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Bogor kurang lebih sekitar 100 miliar. Namun angka harus melalui tahapan administratif.
“Appraisal sedang berjalan di akhir tahun ini dan apabila di thn 2026 kita membebaskan lahan dan pembiayaan mengenai infrastruktur diserahkan ke Pemkab Bogor, kami baru bisa membangun di 2027,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi








