Puncak WOI 2025: Warga Tugu Selatan dan Tugu Utara Bersatu Tanam Pohon
- account_circle Deni
- calendar_month Kam, 30 Okt 2025
- comment 0 komentar

Puncak WOI 2025: Warga Tugu Selatan dan Tugu Utara Bersatu Tanam Pohon . Foto : Deni /bogorplus.id
bogorplus.id- Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, ribuan warga Puncak dari Desa Tugu Selatan dan Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kompak menggelar kegiatan Puncak WOI (Wonderful of Indonesia) pada Selasa (28/10).
Acara bertema “Masyarakat Puncak Bersatu, Bangkit, dan Bergerak Bersama untuk Wisata Puncak yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan” ini berlangsung semarak dengan kegiatan penanaman pohon di sepanjang jalur Jalan Raya Puncak dan ngaliwet bersama di Rest Area Puncak sebagai titik kumpul utama.
Dengan mengusung slogan “Puncak Anu Urang”, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan warga dan pemerintah desa dalam menjaga keseimbangan antara alam dan pariwisata Puncak.
Kegiatan Puncak WOI diinisiasi oleh BUMDes Tugu Utara dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, komunitas pedagang, organisasi kepemudaan, hingga lembaga sosial.
Turut hadir dan berpartisipasi antara lain Kerukunan Warga Puncak (KWP), KTH Gede Pangrango, Komunitas Pedagang Puncak, Komunitas Pramuwisata Puncak, Karang Taruna Sinar Pangrango, para RT, RW, dan Kadus se-Tugu Selatan dan Tugu Utara, Eco Village Cisarua, Suara Hati, Bait Harmoni, DKR Kecamatan Cisarua, Pemuda Pancasila, Srikandi Pemuda Pancasila Desa Wisata Tugu Utara, dan BUMDes Tugu Utara.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Pohon Nusantara yang menyalurkan ratusan bibit pohon untuk ditanam di sepanjang jalur utama wisata.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Wawan Hikal Kurdi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas langkah masyarakat Puncak yang bersatu menjaga kelestarian lingkungan.
“Puncak WOI ini sangat bagus dan luar biasa. Inisiatif warga menanam pohon untuk menjaga wisata Puncak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan patut dijadikan contoh,” ujarnya.
Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar kegiatan semacam ini menjadi agenda rutin.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Puncak WOI yang diprakarsai teman-teman BUMDes dan aktivis lingkungan. Penghijauan ini harus berkelanjutan agar alam tetap terjaga dan ekonomi pariwisata tetap berkesinambungan. Semoga Puncak WOI menjadi pionir perubahan menuju pariwisata yang berdampingan dengan alam,” tutur Eko.
Perwakilan KWP, Deden Abdurahman biasa disapa Bahden, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kekompakan nyata masyarakat Puncak.
“Alhamdulillah, di momen Sumpah Pemuda ini kami menanam pohon bersama di pinggir jalan raya. Ini bukti semangat kami menjaga Puncak yang hijau. Terima kasih kepada Bank Pohon Nusantara yang sudah mendukung penuh bibitnya,” ujarnya.
Sementara itu, warga Puncak, Aminudin Azis, mengaku bangga karena berbagai elemen masyarakat turut hadir.
“Banyak ormas, pemuda, dan masyarakat ikut turun langsung. Ini bukti kepedulian kita terhadap lingkungan dan sosial. Penanaman ini akan terus dilanjutkan agar Puncak semakin lestari,” katanya.
Tokoh masyarakat Puncak, Abah Yudi Wiguna, menambahkan pentingnya perawatan pasca penanaman.
“Saya bangga melihat semua bersatu. Tapi yang lebih penting, setelah menanam kita juga harus merawatnya—seperti merawat kehidupan,” ucapnya penuh makna.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cisarua, Bung Agus Pacul, juga menegaskan semangat juang kaum muda dalam menjaga alam.
“Di Hari Sumpah Pemuda ini, kami siap menjaga Puncak agar tetap hijau dan lestari. Semangat juang adalah kunci mewujudkan wisata ramah lingkungan,” tegasnya.
Melalui Puncak WOI 2025, masyarakat dan pemerintah desa di kawasan Puncak membuktikan bahwa kolaborasi lintas elemen dapat menjadi kekuatan besar dalam menjaga lingkungan.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi gerakan nyata menuju wisata Puncak yang berkelanjutan, hijau, dan menyejahterakan.
Semangat Sumpah Pemuda yang ke-97 pun terasa hidup di lereng Cisarua di mana alam, manusia, dan kebersamaan berpadu dalam satu tekad:
“Puncak Anu Urang, Puncak yang Kita Jaga Bersama.”
- Penulis: Deni
- Editor: Zayden








