Breaking News
light_mode
Trending Tags

5 Efek Pola Asuh Strict Parents yang Perlu Diwaspadai Orangtua

  • account_circle Putri
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idOrangtua dengan pola asuh strict parents cenderung otoriter. Peraturan yang dibuat oleh strict parents biasanya dibuat dengan sewenang-wenang serta sangat ketat.

Banyak warganet yang mengaku sebagai anak dari orangtua strict parents merasa tertekan hingga sering berbohong demi mendapatkan kebebasan.

Lantas, bagaimana dampak pola asuh strict parents terhadap anak?

Berikut ini lima dampak pola asuh strict parents terhadap anak dilansir dari Gramedia:

1. Anak lebih suka berbohong

Orangtua yang keras dalam mendisiplinkan anak dapat menimbulkan ketakutan dalam diri anak. Terlebih lagi jika dilakukan dengan penuh pengekangan dan tanpa kasih sayang.

Oleh karena itu, anak akan berusaha untuk menghindari hukuman-hukuman tersebut, salah satunya dengan berbohong.

Sifat gemar berbohong juga dapat muncul ketika anak tidak diberikan kesempatan oleh orangtua untuk mengungkapkan kejujurannya.

2. Anak menjadi tidak bahagia serta depresi

Salah satu dampak dari gaya asuh strict parents, ialah membuat anak menjadi tidak bahagia serta merasa depresi. Anak-anak dari orang tua strict parents lebih rentan terjangkit penyakit mental ketika beranjak dewasa.

Melansir dari ImmunifyMe banyak penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak dari orangtua strict parentslebih cenderung mengalami depresi, kecemasan, dan masalah agresi daripada anak-anak dari orang tua dengan pola asuh permisif atau otoritatif.

3. Anak tidak memiliki rasa percaya diri

Pola asuh strict parents dapat menyebabkan turunnya atau bahkan menghilangkkan rasa percaya diri anak.

Sebab, orang tua tidak memberikan kepercayaan dan kesempatan pada anak untuk mengungkapkan pendapat mereka. Apalagi jika orang tua melarang anak untuk mempertanyakan sesuatu.

4. Anak bisa memiliki gangguan perilaku

Tak hanya sebabkan depresi atau perasaan tidak bahagia, anak dengan orangtua strict parents cenderung memiliki gangguan perilaku.

Sebab, anak, terutama yang masih kecil, adalah sosok peniru ulung, sehingga ia akan dengan mudah meniru perilaku yang ditunjukan oleh orang tuanya.

Ketika orang tua mendisiplinkan anak dengan cara yang keras, apalagi dengan ancaman maupun paksaan bahkan hukuman fisik, anak bisa meniru hal-hal tersebut.

Anak akan cenderung memperlakukan temannya dengan perilaku yang tidak mengenakan. Hasilnya, anak akan memiliki sifat agresif, pemarah, hingga impulsif sejak dini.

5. Anak menjadi pelaku bullying

Pola asuh otoriter dari strict parents juga mengundang sifat bully (perundungan) ke dalam diri anak. Sebab, anak melihat cara yang keras dan hukuman fisik yang dilakukan oleh orangtua pada dirinya. Sehingga, anak akan menganggap bahwa perlakuan kasar tersebut merupakan hal yang wajar.

Pada akhirnya, anak akan menjadi sosok yang keras dan pemaksa untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Pola asuh otoriter dan strict parents akan menyebabkan anak menjadi sosok pelaku perundungan.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partai Politik Wajib Perhatikan Tata Kota, Bupati Bogor: Kalau Salah, Kita Tata

    Partai Politik Wajib Perhatikan Tata Kota, Bupati Bogor: Kalau Salah, Kita Tata 

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, tertib, dan ramah lingkungan.   Penataan kawasan, termasuk penertiban billboard dan reklame yang mengganggu estetika maupun keselamatan, menjadi langkah konkret untuk menjaga wajah Kabupaten Bogor tetap indah dan nyaman.   Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat memimpin Apel Gabungan Ketertiban […]

  • Tipikor Polres Bogor Selidiki Dugaan Gratifikasi Jual-Beli Tanah di Desa Cikuda

    Tipikor Polres Bogor Selidiki Dugaan Gratifikasi Jual-Beli Tanah di Desa Cikuda

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Tim Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bogor melakukan penggeledahan di kantor Kepala Desa Cikuda dan kantor Camat Parungpanjang di Kabupaten Bogor, Selasa (9/9/2025) kemarin. Langkah penggeledahan ini diambil sebagai tindak lanjut dari penyelidikan terkait dugaan gratifikasi yang menyangkut proses penertiban dokumen jual-beli tanah yang mungkin dilakukan oleh Kepala Desa Cikuda, yang dikenal […]

  • Siap-Siap Pemkab Bogor Bakal Terapkan Jam Malam untuk Pelajar

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto akan menerapkan aturan jam malam bagi pelajar yang ada di Kabupaten Bogor. Penerapan jam malam untuk para siswa ini, mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Surat Edaran dengan Nomor 51/PA.03/Disdik mengatur tentang penerapan jam malam bagi peserta didik. Rudy Susmanto mengatakan, ia sudah melakukan konsultasi dengan […]

  • Setahun Kepemimpinan Dedie–Jenal, Warga Soroti Kebijakan Angkot hingga Penataan PKL

    Setahun Kepemimpinan Dedie–Jenal, Warga Soroti Kebijakan Angkot hingga Penataan PKL

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Warga Kota Bogor menyampaikan pendapat mereka mengenai satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin. Wildan (22), seorang warga dari Kecamatan Bogor Tengah, mengemukakan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam Pemerintah Kota Bogor sebaiknya menganalisis berbagai kebijakan dengan lebih mendalam, khususnya terkait kebijakan Angkutan Kota […]

  • Menjelajah Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Surga Hutan Tropis di Jawa Barat

    Menjelajah Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Surga Hutan Tropis di Jawa Barat

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menjadi destinasi favorit pencinta alam yang ingin merasakan langsung keasrian hutan hujan tropis tersisa di Pulau Jawa. Dengan harga tiket terjangkau dan kekayaan alam yang melimpah, kawasan ini menawarkan pengalaman wisata alam yang edukatif sekaligus menantang. Sebagai salah satu kawasan konservasi terbesar di Jawa Barat dengan luas lebih […]

  • Pengangguran di Kabupaten Bogor Naik 7,69 Persen, Lulusan SMK Mendominasi

    Pengangguran di Kabupaten Bogor Naik 7,69 Persen, Lulusan SMK Mendominasi

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bogor kembali mengalami kenaikan.   Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor mencatat, TPT pada 2025 naik menjadi 7,69 persen, dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 7,34 persen. Kenaikan tersebut didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Berdasarkan data Agustus 2025, tingkat pengangguran lulusan SMK mencapai 12,72 […]

expand_less