Breaking News
light_mode
Trending Tags

TNGHS : Perlu Bentuk Satgas Tangangi Penambang Emas Ilegal di Gunung Halimun 

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id-Kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) belakangan ini marak di wilayah Kabupaten Bogor maupun Lebak Banten.

Taman Nasional Gunung Halimun Salak ( TNGHS) terus berupaya untuk menghentikan aktivitas penambang ilegal tersebut.

“Kami terus berupaya melakukan berbagai tindakan di lapangan baik pencegahan dan penindakan selalu menemui jalan buntu,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 2 Bogor Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Dudi Mulyadi, Minggu (26/10).

Berdasarkan pendataan dari pihak TNGHS terdapat sekitar 250 tenda PETI di wilayah blok Cibuluh dan sekitanya.

Tenda berwarna biru itu terekam oleh kamera Citra Satelit Google Maps di Gunung Halimun.

Dudi mengungkapkan, pelaku PETI hampir 90 persen merupakan warga yang diduga berdomisili di Kabupaten Lebak Banten dan sisanya merupakan penduduk Kabupaten Bogor.

“Pelaku penambang emas tanpa izin itu sebagian besar diduga berasal warga Kabupaten Lebak Banten,” ungkapnya.

Akitivitas PETI itu telah terjadi sekitar tahun 1990 silam. Pada Tahun 1998, pihak TNGH berupaya melakukan operasi gabungan seluruh aparat melibatkan polhut, polisi, TNI maupun Pol PP.

Hasil nya positif peti dapat terhenti aktivitas nya, kemudian upaya pencegahan telah dilakukan dengan memancangkan spanduk larangan dan himbauan.

“2017 pernah dilaksanakan operasi gabungan dgn melibatkan aparat gabungan, para pelaku peti sempat keluar, namun ketika opsgab selesai para pelaku peti kembali masuk di lokasi,”katanya.

Maka itu Dudi menilai perlu ada satgas khusus untuk mencegah aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Salah satunya dengan membatasi peredaran sianida atau merkuri yang merupakan bahan kimia untuk memisahkan emas dan bijihnya. Bahan itu kerap digunakan oleh penambang emas ilegal.

“Pada bulan April tahun 2025 Kami melakukan himbauan kepada masyarakat sekaligus sosialisasi degan pemasangan spanduk atau baliho pada titik jalan yang biasa dilalui oleh pelaku PETI,”pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arif Purnama Oktora Siapa? Pejabat Polisi yang Viral Diduga Selingkuh dengan Iris Wullur

    Arif Purnama Oktora Siapa? Pejabat Polisi yang Viral Diduga Selingkuh dengan Iris Wullur

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Selebgram Iris Wullur kembali menjadi sorotan setelah beredar dugaan perselingkuhan dengan pejabat polisi bernama Kompol Arif Purnama Oktora. Kasus ini semakin panas ketika istri sah Kompol Arif, Kusuma Anggraini alias Ninik, membeberkan sejumlah bukti di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan yang kini viral, Ninik mengunggah foto seorang wanita berambut panjang mengenakan hoodie hitam, […]

  • 5 Tempat Nongkrong di Bogor yang Sejuk dan Kekinian dengan Pemandangan Asri

    5 Tempat Nongkrong di Bogor yang Sejuk dan Kekinian dengan Pemandangan Asri

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kafe adalah pilihan utama untuk bersantai bersama teman, keluarga, atau pasangan, karena suasana dan tema yang beragam menarik banyak orang untuk menjelajahi berbagai kafe sambil menikmati suasana baru. Bogor dikenal dengan keindahan alamnya yang menawan dan sejuk. Banyak kafe yang memadukan elemen alam di sekitarnya, menjadikan pengalaman bersantai di kafe-kafe ini semakin menarik […]

  • Jaga Kondusifitas Wilayah, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Aktifkan Siskamling

    Jaga Kondusifitas Wilayah, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Aktifkan Siskamling

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk mengaktifkan siskamling sebagai upaya menjaga kondusifitas wilayah. Ajakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 200.1.1/26-Bakesbangpol tentang Upaya Menjaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Bogor. Salah satunya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) secara humanis. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, lurah, serta pimpinan […]

  • Pemkot Bogor Apresiasi Perempuan Inspiratif di Peringatan Hari Ibu ke-97

    Pemkot Bogor Apresiasi Perempuan Inspiratif di Peringatan Hari Ibu ke-97

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemkot Bogor berikan apresiasi pada para perempuan inspiratif yang turut berkontribusi nyata dalam berbagai sektor pembangunan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Apel Peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (29/12/2025). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati, mengatakan apel tersebut merupakan rangkaian dari […]

  • Warga Kabupaten Bogor Bakal Punya Identitas Kependudukan Digital

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Dinas Kependudukan dan Catalan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor akan menuntaskan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hal itu disampaikan oleh  Kepala Disdikcapil Kabupaten Bogor, Hadijana. Kata dia, program itu akan dilaksanakan  untuk 100 hari kedja Bupati Bogor 2025-2030.  Hadijana mengklaim, aktivasi IKD itu menglami kenaikan dari 0,16 persen menjadi 7 persen. “Sangat besar jumlahnya, cuma […]

  • Koperasi Merah Putih Akan Jadi Penyalur Kebutuhan Pokok dan Gas LPG

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan berfungsi sebagai saluran distribusi untuk kebutuhan pokok dan gas LPG 3 kg. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sebelumnya menyatakan bahwa BUMN memainkan peran yang signifikan. Zulhas menegaskan bahwa BUMN memberikan dukungan bagi Koperasi Merah Putih. Contohnya, dalam hal pendanaan melalui bank BUNK atau Himbara. “Rupanya setelah […]

expand_less