Breaking News
light_mode
Trending Tags

10 Makanan Fermentasi Khas Indonesia: Bergizi, Menyehatkan, dan Lezat

  • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Fermentasi merupakan salah satu teknik kuno dalam pengawetkan makanan. Banyak makanan hasil fermentasi yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Seperti tempe, tape, peuyeum, dan masih banyak lagi.

Makanan fermentasi berbeda dengan makanan basi, makanan fermentasi terdapat bakteri baik didalamnya yang dapat bermanfaat bagi Kesehatan. Bahkan makanan fermentasi lebih bergizi dibandingkan sebelum difermentasikan. Berikut makanan fermentasi dari Indonesia:

1. Tempe

Makanan yang kaya akan protein ini merupakan salah satu makanan fermentasi khas Indonesia yang sudah banyak dikonsumsi hampir seluruh masyarakat. Tempe berasal dari hasil fermentasi kacang kedelai.

2. Tapai/Tape Singkong

Tapai singkong merupakan camilan fermentasi yang terbuat dari singkong atau ubi kayu. Tapai mempunyai rasa yang manis dan sedikit asam serta beralkohol, warnanya bervariasi dari putih sampai kecoklatan.

3. Peuyeum

Peuyeum hampir sama seperti tapai. Peuyeum juga terbuat dari singkong atau ubi kayu. Namun, yang membedakan adalah dari potongannya, peuyeum hanya berbentuk singkong utuh yang dipotong ujungnya dan dikupas kulitnya, lalu di rebus hingga setengah matang.

4. Brem

Brem memiliki tekstur yang padat, namun saat dimasukkan kemulut, teksturnya akan berubah meleleh dengan rasa manis. Brem berbahan dasar ketan atau air tapao ketan yang kemudian difermentasi dengan ragi.

5. Terasi

Terasi banyak dihasilkan dari berbagai daerah, Medan, Bangka, Cirebon, Lombok, dan masih banyak lagi. Terasi biasa dijadikan salah satu bumbu masakan yang memiliki rasa dan aroma yang kuat.

6. Tauco

Tauco berasal dari kacang kedelai. Proses fermentasi tauco ini menghasilkan rasa, warna, aroma, dan tekstur yang pas untuk bumbu penyedap makanan.

7. Oncom

Oncom dibuat dari campuran kapang, sisa bungkil kacang tanah, ampas tahu, ampas kedelai, atau ampas kelapa yang difermentasi sampai tahap spora.

8. Dadiah

Dadiah merupakan hidangan asal Minang yang terbuat dari susu kerbau yang difermentasi dalam batang bambu. Hasil fermentasi susu kerbau ini akan menciptakan rasa asam yang mirip seperti yoghurt. Dadiah biasanya dikonsumsi Bersama ampiang.

9. Calo

Calo merupakan hidangan khas Bangka Belitung yang dibuat dari udang calo atau udang rebon. Udah rebon tersebut difermentasi menggunakan gula dan garam, kemudian ditutup dalam wadah. Calo biasa dijadikan cocolan untuk ikan bakar.

10. Kecap Manis

Kecap manis merupakan produk bahan makanan Indonesia yang mekewati 2 tahap fermentasi yaitu fermentasi bahan baku dan fermentasi pada larutan garam. Kecap manis pastinya umum digunakan sebagai penambah rasa atau sebagai cocolan dalam hidangan.

  • Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN UIKA dan SMPN 4 Gunung Putri Gelar Kegiatan Edukatif di Momentum Hari Anak Nasional

    Mahasiswa KKN UIKA dan SMPN 4 Gunung Putri Gelar Kegiatan Edukatif di Momentum Hari Anak Nasional 

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, SMPN 4 Gunung Putri sukses menggelar serangkaian kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, khusunya Kelompok 39 yang bertugas di Desa Tlajung Udik. Peringatan Hari Anak Nasional dimulai dengan senam pagi ceria. Kemudian, dilanjutkan dengan permainan […]

  • Selingkuh itu Penyakit? Ini Fakta Sebenarnya

    Selingkuh itu Penyakit? Ini Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Dilansir dari situs psychology.binus.ac.id, selingkuh identik dengan hubungan yang tidak didasari dengan kejujuran, baik saat masih pacarana maupun sudah menikah. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), selingkuh memiliki arti perilaku tidak terus terang, suka menyembunyikan sesutau, atau tidak jujur. Selingkuh pada setiap pasangan berbeda-beda tergantung individu masing-masing. Contohnya ada pasangan yang menyukai postingan […]

  • 11 Cara Menghilangkan Noda Membandel pada Pakaian Berwarna dengan Mudah

    11 Cara Menghilangkan Noda Membandel pada Pakaian Berwarna dengan Mudah

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Tentu saja, sangat menjengkelkan ketika pakaian favoritmu terkena noda yang sulit hilang, terutama jika baju tersebut berwarna terang. Bahkan satu noda kecil saja bisa bikin semangatmu turun. Tapi jangan khawatir! Ada banyak cara untuk mengatasi noda yang membandel pada pakaian berwarna. Cara Mengatasi Noda Membandel pada Pakaian Berwarna 1. Rendam dalam Air Panas […]

  • Pemkot Bogor Dorong Kelancaran Bantuan Pendidikan dengan Aplikasi “Sahabat”

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen dalam mendukung pelaksanaan bantuan sosial (bansos) pendidikan untuk siswa kurang mampu di sekolah swasta. Dalam pengarahan teknis kepada kepala sekolah SMA/SMK/MA swasta se-Kota Bogor di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (22/4). PJ Sekda Kota Bogor, Hanafi  menekankan pentingnya efisiensi pengajuan dan pencairan bansos melalui platform digital. “Kami ingin memastikan bantuan […]

  • Unpak dan GPSN Pamerkan 300 Golok Bersejarah, Dorong Pengakuan UNESCO 2027

    Unpak dan GPSN Pamerkan 300 Golok Bersejarah, Dorong Pengakuan UNESCO 2027

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan (Unpak) Bogor Bersama komunitas Pelestari Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) mengadakan pameran pusaka dan diskusi budaya yang menampilkan ratusan jenis golok bersejarah di Gedung Universitas Pakuan, Kota Bogor, Sabtu (14/2/2026). Rektor Universitas Pakuan Bogor, Prof. Didik Notosudjono, menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari […]

  • Inisial K yang Dilaporkan Jokowi Terkait Tudingan Ijazah Palsu Terungkap, Siapa Dia?

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo alias Jokowi, baru-baru ini melaporkan sejumlah tokoh publik terkait tudingan ijazah palsu. Setelah dilakukan penyelidikan, terungkaplah bahwa inisial K yang merujuk pada Kurnia Tri Royani. Ia diketahui adalah seorang pengacara yang dikenal cukup vokal di dunia hukum Indonesia. Kurnia Tri Royani merupakan bagian dari Tim Pembela Ulama […]

expand_less