Wahyudin Moridu Siapa? Anggota DPRD Gorontalo yang Viral Sebut Akan ‘Miskinkan Negara’
- account_circle Dheza
- calendar_month Jum, 19 Sep 2025
- comment 0 komentar

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu viral usai menampilkan dirinya berseloroh akan “memiskinkan negara” dan “merampok uang rakyat”. (Facebook)
Bogorplus.id – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu viral usai menampilkan dirinya berseloroh akan “memiskinkan negara” dan “merampok uang rakyat”.
Pernyataan itu dilontarkan sambil tertawa terbahak-bahak, memicu reaksi keras dari masyarakat.
Dalam video tersebut, Wahyudin terlihat sedang berada dalam sebuah mobil bersama seorang wanita, yang dijuluki “hugel” atau hubungan gelap.
Dengan santai, Wahyudin mengaku, menggunakan uang negara untuk keperluan pribadinya saat perjalanan menuju Makassar.
Menanggapi kontroversi video viral, Wahyudin segera mengeluarkan permintaan maaf melalui akun Facebook pribadinya pada Jumat, 19 September 2025.
Ia menegaskan, perbuatannya salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik.
“Jujur dari hati yang paling dalam saya tidak bermaksud demikian. Atas kejadian ini saya mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo, khususnya kepada semua pendukung dan keluarga saya.”
Lantas, siapakah sebenarnya Wahyudin Moridu yang tengah viral usai melontarkan pernyataan kontroversional?
Siapa Wahyudin Moridu?
Wahyudin Moridu, yang akrab disapa Wahyu merupakan putra dari mantan Bupati Boalemo, Darwis Moridu, yang pernah terjerat kasus korupsi terkait program Jalan Usaha Tani (JUT) di Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo pada Tahun Anggaran 2019.
Selain keturunan pejabat, Wahyu juga memiliki catatan kontroversial dalam kehidupan pribadinya.
Ia pernah menjalani hukuman enam bulan penjara akibat kasus penganiayaan.
Meski demikian, Wahyu memilih menapaki jejak politik sang ayah dengan aktif di dunia legislatif.
Dia juga memulai kariernya sebagai anggota DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019-2024.
Pada Pemilihan Legislatif 2024, Wahyu berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo, mewakili daerah pemilihan Boalemo dan Pohuwato.
Saat ini, dirinya menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo.
Sebagai kader PDI Perjuangan, Wahyu dikenal cukup vokal dalam menyuarakan isu-isu masyarakat.
Namun, perjalanan politiknya tidak lepas dari kontroversi. Pada Maret 2020, ia ditangkap bersama dua anggota DPRD lainnya di Jakarta atas kasus penyalahgunaan narkoba.
Wahyu kemudian mengakui secara terbuk dirinya pernah kecanduan obat-obatan terlarang selama bertahun-tahun sebelum menjalani proses rehabilitasi.
- Penulis: Dheza


