Breaking News
light_mode
Trending Tags

9 Penyebab Telapak Tangan Berkeringat dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Putri
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idPenyebab telapak tangan mudah berkeringat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penyakit jantung, menopause, dan diabetes. Hal ini dapat mengakibatkan sistem saraf menjadi terlalu aktif yang kemudian merangsang kelenjar keringat untuk menghasilkan keringat secara berlebih dan menyebabkan tangan mudah basah.

Keringat adalah respons alami tubuh terhadap berbagai rangsangan. Ini adalah cara untuk menjaga suhu tubuh tetap normal sekaligus mengeluarkan zat-zat beracun dari tubuh kita. Namun, kelenjar keringat bisa bekerja berlebihan di area tertentu, seperti telapak tangan. Kondisi ini dapat menyebabkan tangan selalu basah dan mudah berkeringat, atau dalam istilah medis dikenal dengan hiperhidrosis palmaris.

Mari kita mengenal apa saja penyebab telapak tangan mengeluarkan keringat berlebih hingga cara mengatasinya seperti di bawah ini.

Penyebab Telapak Tangan Berkeringat

Telapak tangan basah umumnya terjadi ketika kita melakukan banyak aktivitas, seperti saat olahraga atau ketika kita sedang cemas. Namun, penyebab telapak tangan berkeringat berlebihan juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang lebih serius, seperti tanda penyakit jantung hingga gangguan kelenjar tiroid.

Berikut adalah penyebab telapak tangan mudah berkeringat yang perlu diwaspadai:

1. Penyakit Jantung

Tangan mudah basah dan berkeringat bisa menjadi tanda penyakit jantung. Penyakit jantung adalah kondisi medis serius yang dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan tubuh, termasuk sistem saraf otonom. Sistem saraf otonom adalah sistem yang mengatur fungsi tubuh secara tidak sadar, seperti peredaran darah, pernapasan, dan keringat.

Pada individu dengan penyakit jantung, terutama dalam kasus penyakit jantung yang lebih lanjut seperti gagal jantung, ada perubahan dalam cara tubuh mengatur suhu dan keringat. Sistem saraf otonom yang terganggu dapat merangsang kelenjar keringat berlebihan, termasuk daerah telapak tangan.

2. Gangguan Psikis

Kecemasan dan stres merupakan reaksi normal tubuh terhadap situasi yang menegangkan atau mengancam. Salah satu respons tubuh terhadap stres adalah peningkatan aktivitas sistem saraf simpatik yang dapat menghasilkan peningkatan keringat. Gangguan psikis, seperti gangguan kecemasan sosial atau gangguan kecemasan umum adalah kondisi di mana seseorang mengalami tingkat kecemasan yang tidak proporsional terhadap situasi tertentu.

Dalam kasus ini, sistem saraf bisa menjadi terlalu aktif menyebabkan keringat berlebih, termasuk di telapak tangan. Ini sering kali disebut sebagaikeringat dinginkarena telapak tangan akan terasa basah saat seseorang mungkin merasa cemas dan dingin.

3. Menopause

Penyebab telapak tangan berkeringat selanjutnya adalah menopause, merupakan tahap dalam kehidupan wanita yang ditandai berhentinya siklus mesteruasi. Hal ini terjadi ketika ovarium berhenti menghasilkan hormon estrogen dan progesteron secara teratur.

Perubahan hormon ini dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh, termasuk sistem yang mengatur suhu tubuh dan keringat. Wanita yang mengalami menopause sering mengalami hot flashes atau gejala panas tiba-tiba yang disertai keringat berlebih. Keringat berlebih saat mengalami hot flashes ini bisa melibatkan seluruh tubuh, termasuk telapak tangan.

4. Gangguan Hiperhidrosis Primer

Hiperhidrosis primer adalah kondisi medis di mana seseorang mengalami keringat berlebihan tanpa adanya penyebab medis yang jelas. Ini berarti bahwa individu dengan hiperhidrosis primer mengalami keringat berlebih yang tidak dapat diatribusikan kepada penyakit, obat-obatan, atau kondisi medis lainnya.

Hiperhidrosis primer sering kali terjadi pada telapak tangan, ketiak, atau kaki, dan itu dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan. Meskipun penyebab pasti hiperhidrosis primer belum sepenuhnya dipahami, diduga bahwa faktor genetik dapat berperan dalam munculnya kondisi ini.

Hiperhidrosis primer dapat memengaruhi individu sejak masa kanak-kanak hingga dewasa dan memerlukan perawatan yang khusus untuk mengendalikan produksi keringat yang berlebihan. Terapi yang mungkin digunakan termasuk antiperspiran khusus, terapi iontophoresis, suntik botox, atau bahkan pilihan bedah dalam kasus yang parah.

5. Gangguan Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid berperan penting dalam mengatur metabolisme tubuh dengan menghasilkan hormon tiroid. Gangguan pada kelenjar tiroid, seperti hipertiroidisme (produksi hormon tiroid yang berlebihan) atau hipotiroidisme (produksi hormon tiroid yang kurang) dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh. Hipertiroidisme yang seringkali disebabkan oleh penyakit Graves atau nodul tiroid berlebihan bisa meningkatkan laju metabolisme tubuh secara signifikan.

Ini dapat memengaruhi sistem pengaturan suhu tubuh dan keringat, sehingga menyebabkan keringat berlebih, termasuk pada telapak tangan. Di sisi lain, hipotiroidisme yang terjadi ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi cukup hormon dapat mengurangi fungsi metabolisme tubuh dan mengakibatkan perasaan dingin berlebihan yang bisa memicu produksi keringat sebagai respons untuk mempertahankan suhu tubuh.

6. Diabetes

Penyebab telapak tangan berkeringat berlebihan berikutnya adalah diabetes. Penderita diabetes sering mengalami fluktuasi gula darah yang dapat memengaruhi sistem saraf otonom. Sistem ini mengatur berbagai fungsi otomatis tubuh, termasuk produksi keringat.

Perubahan dalam sistem ini bisa menyebabkan keringat berlebih, termasuk pada telapak tangan. Selain itu, diabetes juga dapat mengganggu sirkulasi darah, yang penting dalam mengatur suhu tubuh. Kombinasi dari perubahan dalam sistem saraf otonom dan sirkulasi darah dapat memicu produksi keringat yang lebih banyak pada penderita diabetes, yang bisa memengaruhi kenyamanan mereka sehari-hari.

7. Merokok

Rokok mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat memengaruhi sirkulasi darah dan sistem saraf otonom. Akibatnya, orang yang merokok mungkin mengalami gangguan dalam cara tubuh mengatur suhu dan keringat. Ini bisa menyebabkan produksi keringat berlebihan termasuk di telapak tangan. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya yang lebih berbahaya.

8. Kebiasaan Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat berdampak negatif pada sistem saraf dan melemahkan kemampuan tubuh untuk mengatur suhu dan keringat secara efektif. Alkohol memiliki efek menenangkan dan merelaksasi tubuh, tetapi dalam jumlah yang berlebihan, ini bisa memengaruhi respons tubuh terhadap suhu lingkungan. Sebagai hasilnya, individu yang sering mengonsumsi alkohol mungkin mengalami keringat berlebih, termasuk pada telapak tangan.

9. Infeksi

Beberapa jenis infeksi, seperti tuberkulosis (TBC) dan sepsis, dapat mengganggu sistem tubuh secara menyeluruh. Ketika tubuh berjuang melawan infeksi, respons imun dan perubahan fisiologis dapat memengaruhi berbagai fungsi, termasuk sistem pengaturan suhu dan produksi keringat. Keringat berlebih di telapak tangan dapat menjadi salah satu gejala dari infeksi.

Seringkali fenomena ini adalah respons alami tubuh terhadap peradangan dan stres yang diakibatkan oleh infeksi tersebut. Penting untuk mengidentifikasi dan mengobati infeksi ini secepat mungkin dengan bantuan profesional medis yang sesuai.

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat

Berikut adalah lima metode yang dapat membantu mengurangi keringat berlebih pada telapak tangan:

1. Terapi Iontophoresis

Terapi ini dilakukan dengan cara merendam tangan Anda dalam air lalu dialirkan aliran listrik lemah ke dalam air tersebut. Hal ini membantu menghambat kelenjar keringat pada telapak tangan. Terapi ini memerlukan beberapa sesi untuk hasil yang optimal.

2. Botox (Botulinum Toxin) Injeksi

Botox dapat diinjeksikan langsung ke dalam telapak tangan untuk menghentikan kelenjar keringat dari berproduksi berlebihan. Efeknya biasanya bertahan beberapa bulan sebelum memerlukan penyuntikan ulang.

3. Konsumsi Obat

Dokter dapat meresepkan obat oral, seperti antikolinergik untuk membantu mengurangi produksi keringat. Namun, obat-obatan ini mungkin memiliki efek samping, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya.

4. Operasi Sympathectomy Simpatis

Ini adalah tindakan pembedahan yang dilakukan sebagai langkah terakhir jika semua upaya lain gagal. Prosedur ini melibatkan pemutusan sebagian atau seluruh saraf simpatis yang mengendalikan keringat pada tangan. Ini adalah opsi penanganan yang serius dan harus dipertimbangkan dengan hati-hati.

5. Mengelola Gaya Hidup Sehat

Selain dari lima metode tersebut, penting juga untuk mencoba melakukan perubahan gaya hidup yang dapat membantu mengelola keringat berlebih. Beberapa kebiasaan yang bisa mengurangi keringat berlebih pada telapak tangan seperti menghindari makanan pedas, mengenakan pakaian yang longgar, dan menjaga kebersihan tangan.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan 1447 H

    Cara Memperkuat Iman Selama Puasa Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Abdul
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ramadhan 1447 H menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk kembali memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Bulan suci ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan emas untuk membersihkan hati, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas iman. Agar Ramadhan tidak berlalu begitu saja, penting bagi setiap Muslim untuk memiliki strategi dalam […]

  • Amazon Lanjutkan Investasi ke RI di Tengah Kebijakan Tarif Impor Trump

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Amazon Web Services, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, akan melanjutkan investasinya di Indonesia dengan nilai mencapai Rp 84,3 triliun. Keputusan ini diambil di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh kebijakan tarif tinggi yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Pemerintah Indonesia kini tengah melakukan negosiasi terkait tarif tinggi tersebut, yang dapat […]

  • Satpol PP Kabupaten Bogor Amankan 9 PSK dan Ratusan Miras 

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Satpol PP Kabupaten Bogor mengamankan sembilan Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah Cibinong dan Cikaret, Kamis (6/2) malam. Sekertaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana mengatakan, awalnya tim deteksi turun ke lapangan untuk memeriksa penyakit masyakarat yakni prositusi online. “Para PSK itu menjual dirinya lewat aplikasi MiChat, sebelum diamankan tim kami melakukan investigasi terlebih […]

  • Pasar Cileungsi Dipastikan Aman Pangan, Bebas Formalin dan Boraks

    Pasar Cileungsi Dipastikan Aman Pangan, Bebas Formalin dan Boraks

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) melakukan pemeriksaan sampel acak pangan di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (8/9) kemarin. Hasil pemeriksaan di pasar dikelola oleh Perumda Pasar Tohaga ini menunjukkan seluruh sampel pangan yang diuji aman dan tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin maupun boraks. Kepala Pasar Cileungsi, Isni Jayanti mengungkapkan puluhan sampel dari berbagai komoditas […]

  • Kantor DPTR Kabupaten Bogor Resmi Dibuka di Vivo Mall, Perkuat Layanan Pertanahan

    Kantor DPTR Kabupaten Bogor Resmi Dibuka di Vivo Mall, Perkuat Layanan Pertanahan

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kantor Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Bogor telah resmi dibuka dan mulai memberikan layanan kepada masyarakat di Vivo Mall, Senin (5/1/2026). Peluncuran layanan ini merupakan Langkah untuk memperkuat pengelolaan pertanahan dan penataan ruang di wilayah Kabupaten Bogor, sejalan dengan ambisi besar yang telah ditetapkan oleh Bupati Bogor untuk menjadikan daerah ini […]

  • Presiden Prabowo Ajak PM Laos Kolaborasi Tangani Masalah Transnasional

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Di tengah rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46, Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengajak Siphandone untuk berkolaborasi dalam menangani masalah transnasional, termasuk perdagangan manusia dan narkoba. Pertemuan kedia pemimpin tersebut berlangsung di Ruang Meeting, Kuala Lumpur Comvention Centre (KLCC), Malaysia. Momen […]

expand_less