7 Tips Public Speaking untuk Mahasiswa agar Lebih Percaya Diri
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Kam, 28 Agu 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Berbicara di depan umum adalah kemampuan yang memerlukan keterampilan serta keberanian. Bagi sebagian orang, melakukannya sangat mudah, hampir seperti bernapas; tetapi untuk yang lain, diperlukan latihan dan komitmen yang panjang untuk memperoleh rasa percaya diri dan ketenangan yang diperlukan saat berbicara di depan orang banyak.
Mengapa Public Speaking Penting untuk Mahasiswa?
Bagi banyak mahasiswa, termasuk saya di masa lalu, mengeluarkan suara di kelas adalah salah satu tantangan paling sulit dan sangat bisa membuat stres. Walaupun kamu tidak menyukai public speaking, kemampuan ini sangatlah penting bagi mahasiswa, sebab kamu akan melakukan banyak presentasi selama masa kuliah.
Kemampuan berbicara di depan umum sangat berarti bagi berbagai profesi, terutama bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri untuk karir di masa depan. Menyampaikan ide, penelitian, atau tugas dengan baik di hadapan audiens akan berguna tidak hanya di dalam ruang kelas, tetapi juga saat terjun ke dunia kerja.
Meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik yang baik akan membuat mahasiswa merasa lebih percaya diri dan nyaman saat berbicara di depan banyak orang, yang bisa membantu mereka dalam mendapatkan kesempatan magang, pekerjaan, memimpin rapat, serta mempresentasikan proyek. Ini juga merupakan alat penting untuk membantu mereka mengasah kemampuan komunikasi dan berpikir kritis yang sangat diperlukan untuk sukses di masa depan.
7 Tips Public Speaking
1. Kenali Audiens dan Topik Presentasimu
Sebelum kamu mulai membuat pesan, pikirkan siapa yang menjadi target pendengar. Selain itu, perhatikan juga tema atau subjek presentasimu! Apakah kamu berbicara di kelas yang lebih formal seperti Seminar Proposal? Atau lebih santai? Mengetahui ini dari awal akan membantu saat kamu menyusun materi dan menentukan cara berbicara.
Mungkin kamu tidak perlu bertindak formal dan bisa menyisipkan lelucon jika konteksnya cocok, misalnya saat berbicara dengan teman sekelas mengenai topik yang ringan. Namun, pendekatan yang lebih serius dan resmi diperlukan saat presentasi di depan dosen tentang tugas, seperti skripsi.
2. Latihan Terus Menerus
Tidak ada yang dapat berjalan dengan baik tanpa usaha, komitmen, dan latihan yang rutin. Ketika bersiap untuk presentasi, perhatikan setiap rincian. Dengan berlatih secara teratur, kamu dapat menemukan kesalahan atau kekurangan dalam materi yang telah dipersiapkan.
Dengan latihan yang sering, kamu juga akan merasa lebih percaya diri dan lebih tenang ketika gugup!
3. Rekam Dirimu Sendiri
Saat berlatih, cobalah untuk merekam dirimu sendiri, baik dalam bentuk video atau audio. Meskipun merekam diri sendiri mungkin terasa aneh, ini sangat bermanfaat! Dengan merekam latihanmu, kamu bisa mengevaluasi performa sendiri atau meminta pendapat orang lain untuk melihat bagaimana bahasa tubuh, nada suara, dan pengaturan napasmu terlihat saat presentasi.
4. Persiapkan Materi Presentasi dengan Baik
Penting untuk diingat bahwa lebih baik dan tampak profesional jika kamu tidak hanya membaca dari catatan saat presentasi. Oleh karena itu, catatan yang kamu bawa seharusnya sangat ringkas.
Mengutip dari Pacific College, catatan yang teratur dan tersusun dengan baik dapat menjadi penyelamat ketika menghadapi kesalahan dalam berbicara di depan umum. Dengan memiliki catatan yang baik, peluang untuk kehilangan fokus atau melupakan sesuatu akan semakin berkurang.
Oleh karena itu, penting untuk mengorganisasi catatanmu secara kronologis tanpa harus mencatat seluruh isi pidato. Berikut adalah poin-poin yang sebaiknya kamu cantumkan dalam catatanmu: tema, tujuan presentasi, gagasan utama dari presentasi, serta poin-poin penting yang akan kamu sampaikan. Kamu juga dapat mencatat hal-hal yang mungkin kamu kesulitan untuk diingat atau yang sering terlupakan.
5. Pastikan Kamu Memahami Apa yang Akan Dipresentasikan
Agar bisa tampil lebih percaya diri saat presentasi, penting untuk memastikan bahwa kamu mengerti topik yang akan dibahas. Hal ini akan membantumu lebih mudah mengingat informasi yang perlu disampaikan kepada audiens. Yakinlah, audiens dapat merasakan jika kamu tidak benar-benar memahami apa yang sedang kamu bahas.
6. Tampilkan Rasa Percaya Diri, Hindari Kata Pengisi
Bicaralah dengan tegas dan percaya diri. Menurut Saint Leo University, salah satu gangguan paling besar bagi audiens adalah pembicara yang terus-menerus mengucapkan “eh” atau “um”. Kata-kata pengisi tersebut biasanya digunakan untuk mengisi waktu sambil berpikir tentang apa yang selanjutnya akan diucapkan. Latih dirimu untuk tetap diam ketika ingin mengeluarkan kata pengisi itu.
7. Perhatikan Bahasa Tubuhmu
Pastikan untuk menjaga postur tubuh yang tepat. Komunikasi non-verbal adalah hal yang sama pentingnya dengan komunikasi verbal! Tidak ada gunanya mempersiapkan presentasi yang baik jika postur dan gerakan tubuhmu tidak mendukung.
Postur yang buruk dapat menunjukkan kurangnya kepercayaan diri. Gerakan lain, seperti menyimpan tangan di saku atau menyilangkan lengan, juga dapat membuatmu terlihat tidak menghargai.
Ekspresi wajah pun sama pentingnya. Untuk mengurangi ketegangan saat berbicara di depan umum, mulailah presentasi dengan senyuman. Pertahankan senyuman tersebut sambil menatap mata audiens ketika berbicara agar terlihat lebih percaya diri dan menarik perhatian. Hindari melihat ke bawah atau ke atas ruangan.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni


