7 Tips Menyimpan Daging di Kulkas yang Wajib Anda Ketahui
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Sen, 1 Sep 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menyimpan daging di dalam kulkas. Pastikan Anda memeriksa hal-hal berikut ini.
1. Bungkus daging sebelum dimasukkan ke kulkas
Siapkan plastik, kertas aluminium foil, atau wadah makanan yang kedap udara untuk membungkus daging sebelum menyimpannya.
Lapisan pembungkus akan membantu mempertahankan kelembapan, kesegaran, rasa, dan nutrisi daging, bahkan untuk waktu yang cukup lama.
Terlebih lagi, kontak langsung daging dengan suhu dingin bisa menyebabkan freezer burn atau pembekuan es yang mengurangi kualitas daging.
Oleh sebab itu, menggunakan kemasan yang kedap udara sangat penting untuk menjaga mutu daging dalam kulkas.
2. Jangan cuci daging
Salah satu cara menyimpan daging di kulkas yang perlu dipahami adalah dengan tidak mencucinya dengan air sebelum menyimpannya.
Air dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur, yang dapat mengakibatkan makanan menjadi tak layak konsumsi.
3. Bersihkan kulkas
Aspek kebersihan ini penting berkaitan dengan kulkas dan daging yang hendak disimpan.
Pastikan untuk membersihkan kulkas dari tumpahan makanan atau kotoran guna menghindari bau tak sedap.
Hal ini juga akan membantu mengurangi risiko kontaminasi pada daging yang disimpan.
Cara lain untuk menjaga kebersihan adalah dengan memisahkan daging matang dan daging mentah saat berada dalam lemari pendingin.
4. Perhatikan kondisi daging
Penting untuk memperhatikan keadaan daging sebelum menyimpannya di kulkas. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda siapkan sebelum menyimpan daging.
- Potong daging saat masih dalam kondisi segar sebelum menyimpan.
- Jika membeli daging yang sudah dikemas, ikuti petunjuk penyimpanan yang terdapat pada kemasan.
- Periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan daging. Buang segera jika daging sudah tidak layak atau busuk.
5. Atur suhu kulkas
Saat ingin menyimpan bahan pangan, perhatikan angka pada termometer kulkas atau gunakan termometer kaca jika ada.
Sebelum menyimpan makanan di kulkas, pastikan suhu kulkas Anda di bawah 4 °C. Daging mentah dapat bertahan beberapa hari dalam kulkas.
Namun, jika Anda tidak berniat untuk memasak daging dalam waktu dekat, sebaiknya simpan di dalam freezer hingga membeku.
Menyimpan daging dalam freezer pada suhu -18 °C tidak membunuh mikroba.
Akan tetapi, suhu dingin ini akan menghentikan pertumbuhan mikroba dan memperlambat aktivitas enzim yang dapat menurunkan kualitas daging.
Jika Anda kesulitan menentukan suhu, Anda bisa menggunakan es krim vegan sebagai acuan di dalam freezer.
Jika es krim menjadi lunak setelah disimpan semalaman, itu berarti suhu freezer mungkin tidak cukup dingin.
Saat menyimpan daging, hindari sering membuka dan menutup pintu kulkas karena hal ini dapat meningkatkan suhu di dalam kulkas.
6. Terapkan sistem first in, first out (FIFO)
Dalam sistem first in, first out (FIFO), bahan makanan yang lebih lama disimpan ditempatkan di bagian depan atau atas kulkas.
Metode penyimpanan daging di kulkas ini membantu Anda mengidentifikasi bahan makanan mana yang harus diambil terlebih dahulu.
Penerapan sistem FIFO dapat lebih mudah jika Anda memberikan label pada setiap kemasan daging.
Cantumkan tanggal dan hari pembelian pada setiap bungkus daging agar Anda tidak melewatkan batas akhir penggunaannya.
7. Jangan bekukan lagi
Pastikan Anda juga memperhatikan keadaan daging setelah dikeluarkan.
Segera olah daging yang telah dikeluarkan dari kulkas agar tidak ada yang perlu dibekukan kembali.
- Membekukan kembali daging mentah yang telah dicairkan dapat menurunkan kualitas daging dan membuatnya cepat busuk.
- Sebelum menyimpannya di kulkas, alangkah baiknya jika Anda membagi menjadi porsi-porsi kecil. Dengan demikian, saat Anda ingin memasak, Anda hanya perlu mengeluarkan dan mencairkan bagian yang diperlukan dari daging beku.
Metode penyimpanan daging di kulkas sangat penting untuk mempertahankan kesegarannya.
Sebab, cara penyimpanan yang keliru justru dapat mempercepat perkembangan bakteri dan jamur yang berpotensi menyebabkan keracunan makanan.
Berapa lama daging sebaiknya disimpan di dalam kulkas?
Durasi penyimpanan daging di kulkas atau freezer bervariasi tergantung pada jenis daging yang Anda miliki.
Berikut adalah informasi tentang lama penyimpanan daging di kulkas yang diambil dari website Food Safety.
1. Daging merah
Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menyimpan daging merah di dalam kulkas.
Menyimpan daging sebaiknya mempertimbangkan apakah daging tersebut dalam keadaan sudah dimasak atau mentah serta tempat penyimpanannya.Daging sapi mentah sebaiknya disimpan di kulkas dalam kondisi mentah selama 3 hingga 5 hari. Sedangkan daging yang sudah dimasak dapat bertahan selama 3 hingga 4 hari.
Rentang waktu ini juga berlaku untuk jenis daging merah lainnya, seperti daging kambing dan domba.
Lalu, berapa lama daging bisa disimpan di freezer? Daging kambing mentah dapat bertahan selama 4 hingga 12 bulan.
Daging kambing yang sudah dimasak bisa disimpan dalam freezer sekitar 3 hingga 4 bulan, sama halnya dengan daging merah lainnya.
Setelah dikeluarkan dari freezer, pastikan untuk memeriksa kembali kondisi daging mentah tersebut.
Jika daging tersebut berubah menjadi kecokelatan dan tampak tidak segar, sebaiknya dibuang dan tidak diolah.
2. Daging unggas
Berbeda dengan daging merah, ayam mentah hanya dapat bertahan di dalam kulkas selama 1 hingga 2 hari.
Namun, jika disimpan dalam freezer, potongan daging ayam bisa bertahan hingga 9 bulan. Daging unggas utuh dapat tetap awet sekitar satu tahun jika dibekukan.
Untuk daging unggas yang sudah dimasak, waktu penyimpanan hampir sama dengan daging merah.
Daging ayam bisa tetap segar jika disimpan di bagian bawah kulkas selama 3 hingga 4 hari dan dapat bertahan selama 3 hingga 4 bulan dalam freezer.
3. Makanan laut
Ikan dan produk makanan laut segar dalam keadaan mentah dapat disimpan di kulkas selama 1 hingga 3 hari sebelum dimasak.
Jika ingin menyimpannya lebih lama, sebaiknya dipindahkan ke freezer. Dengan membekukan makanan laut segar, Anda bisa memperpanjang daya tahannya sampai enam bulan.
Meskipun demikian, FDA di Amerika merekomendasikan agar penyimpanan ikan disesuaikan dengan kadar lemak yang dimiliki ikan tersebut.
Ikan dengan kandungan lemak rendah, seperti ikan kod, tuna, dan nila, bisa disimpan di freezer hingga 6 bulan.
Di sisi lain, ikan berlemak seperti teri, tenggiri, salmon, tongkol, dan sarden sebaiknya hanya disimpan selama 2 hingga 3 bulan untuk menjaga kualitasnya.
4. Daging giling
Daging giling, baik dari sapi, domba, maupun ayam, hanya dapat disimpan di kulkas selama 1 hingga 2 hari.
Apabila disimpan dalam freezer, daging giling bisa awet hingga 3 hingga 4 bulan.
5. Daging yang Diproses
Produk-produk daging yang telah diolah seperti sosis, kornet, bacon, daging yang diasap, salami, dan sejenisnya dapat disimpan di dalam kulkas hingga 2 minggu asalkan kemasannya masih tertutup dengan baik.
Setelah dibuka, daging olahan hanya dapat disimpan di kulkas selama kira-kira 5 hingga 7 hari.
Jika disimpan dalam freezer, daging olahan dapat bertahan antara satu hingga dua bulan.
Menyimpan daging yang sudah diproses di kulkas jauh lebih simpel dibandingkan dengan daging segar karena pada kemasannya sudah tertera informasi tentang tanggal kedaluwarsa.
Sebagai langkah praktis, pasanglah label tanggal saat Anda membuka kemasan tersebut agar Anda dapat mengetahui kapan harus mengeluarkannya dari kulkas dan segera mengolahnya sebelum tidak layak konsumsi.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni


