6 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Harus Diwaspadai
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Sel, 2 Sep 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Ada berbagai tanda-tanda penting dari kelebihan gula yang sebaiknya diketahui. Meskipun tampaknya sepele, penanganan segera sangat diperlukan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi kelebihan gula dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan di dalam tubuh.
Idealnya, kadar gula dalam darah dalam keadaan puasa antara 72 hingga 99 mg/dL, sementara setelah makan tidak boleh lebih dari 140 mg/dL. Namun, pada mereka yang mengidap diabetes atau prediabetes, kadar gula dalam darah dapat meningkat dengan cepat. Peningkatan kadar gula ini dapat memicu sejumlah gejala.
Kenali 6 Tanda Tubuh Kelebihan Gula
Berikut adalah beberapa gejala kelebihan gula yang seharusnya diwaspadai:
1. Mulut Kering
Salah satu tanda kelebihan gula yang paling umum adalah mulut kering. Ini biasanya disebabkan oleh produksi air liur yang kurang. Kondisi mulut kering dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya infeksi jamur dan bakteri di dalam mulut.
2. Rasa Haus Berlebihan dan Sering Buang Air Kecil
Perhatikan jika Anda merasa haus berlebihan dan buang air kecil lebih sering, karena ini bisa menjadi indikasi kelebihan gula dalam tubuh. Kelebihan gula dalam darah dapat membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring gula yang berlebih.
Jika ginjal tidak dapat mengimbangi, gula yang berlebih akan dikeluarkan melalui urine, membuat frekuensi buang air kecil meningkat dan volume urine menjadi lebih banyak. Kehilangan cairan yang signifikan lewat urine akan menimbulkan rasa haus meskipun sudah banyak minum.
3. Mudah Lelah
Gula adalah salah satu sumber energi tubuh. Namun, kadar gula yang tinggi dapat mengganggu proses tubuh dalam mengubah gula menjadi energi. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan cepat merasa lelah.
4. Selalu Merasa Lapar
Tanda lainnya dari kelebihan gula adalah perasaan lapar yang terus-menerus. Bagi penderita diabetes, gula dari makanan tidak dapat masuk ke sel, sehingga tubuh kekurangan energi. Ini yang menyebabkan rasa lapar terus muncul dan nafsu makan menjadi meningkat.
5. Penglihatan Kabur
Tingginya kadar gula dalam darah dapat mempengaruhi cairan dan jaringan tubuh, termasuk lensa mata. Dampaknya, kadar gula yang tinggi dapat mengganggu kemampuan penglihatan.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan pada lensa mata, kerusakan pembuluh darah di retina, dan bahkan berpotensi menyebabkan kebutaan.
6. Perubahan Warna Kulit
Kadar gula darah yang meningkat juga dapat mengubah warna kulit menjadi lebih gelap di area tertentu, seperti leher atau di celah jari. Kondisi ini dikenal terjadi akibat resistensi hormon insulin, yang sering dijumpai pada penderita diabetes tipe 2.
Sebenarnya, peningkatan kadar gula darah sangat berhubungan dengan pola makan dan cara hidup. Konsumsi makanan yang berlebihan, kurang memperhatikan kebutuhan kalori, serta jarang berolahraga merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.
Jika Anda mengalami beberapa gejala kelebihan gula seperti yang telah disebutkan, sebaiknya segera konsultasikan diri ke dokter untuk mendapatkan kepastian. Disarankan juga untuk melakukan pemeriksaan secara rutin jika Anda menderita diabetes, prediabetes, atau memiliki riwayat keluarga dengan diabetes.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni








