3 Penyebab Utama Rasa Kantuk Setelah Makan dan Cara Mengatasinya
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Sel, 2 Sep 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Rasa letih dan mengantuk setelah makan sering dirasakan oleh banyak orang, terutama setelah menikmati porsi makanan yang besar. Meskipun hal ini normal, kondisi tersebut dapat mengganggu kegiatan sehari-hari, terutama saat kita sedang bekerja atau belajar.
Ada banyak alasan yang memengaruhi rasa kantuk sesudah makan, mulai dari jenis makanan yang dikonsumsi hingga cara tubuh mencerna nutrisi. Dengan mengenal faktor-faktor ini, kita dapat mengatur pola makan dan kebiasaan sehari-hari agar tetap bisa berkonsentrasi dan memiliki energi.
Menurut Healthline, berikut adalah tiga penyebab utama yang membuat tubuh merasa lelah dan mengantuk setelah makan. Mengetahui penyebabnya dapat membantu kamu tetap bertenaga, bahkan setelah mengonsumsi makanan berat.
1. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Tryptophan
Beberapa jenis makanan dapat membuat tubuh merasa lelah dan mengantuk, salah satunya disebabkan oleh kandungan tryptophan, yaitu asam amino yang berperan dalam produksi serotonin, senyawa yang mengatur suasana hati, kenyamanan, dan siklus tidur. Ketika kadar serotonin meningkat, tubuh cenderung merasa lebih tenang, sehingga timbul rasa kantuk setelah makan.
Oleh karena itu, makanan yang banyak mengandung tryptophan sering kali terkait dengan efek menenangkan tersebut. Beberapa contohnya meliputi bayam, kedelai, telur, keju, tahu, dan ikan.
Dengan memahami informasi ini, kita dapat lebih bijak dalam memilih makanan yang dikonsumsi, terutamanya saat kita perlu tetap fokus setelah makan. Mengonsumsi makanan yang tinggi tryptophan bukanlah hal yang negatif, karena efek relaksasinya bisa sangat bermanfaat pada waktu yang tepat, seperti setelah makan malam atau saat bersantai di siang hari.
2. Tidur yang Cukup Sebelumnya
Kualitas tidur malam sebelumnya memiliki dampak yang signifikan terhadap energi tubuh di hari berikutnya, termasuk reaksi tubuh terhadap makanan. Ketika perut terasa kenyang, tubuh sering kali ingin beristirahat, terutama jika kualitas tidur di malam sebelumnya tidak cukup baik.
Untuk menghindari rasa kantuk setelah makan, sangat penting untuk menjaga rutinitas waktu tidur yang teratur sehingga kualitas tidur bisa lebih baik. Selain itu, berolahraga secara teratur juga dapat membantu tubuh mendapatkan tidur yang lebih nyenyak di malam hari, sehingga energi tetap terjaga sepanjang hari.
3. Kurangnya Aktivitas Fisik
Olahraga atau aktivitas fisik juga berpengaruh pada seberapa segar tubuh kita setelah makan. Selain mendukung tidur yang lebih berkualitas di malam hari, rutin bergerak membuat tubuh tetap energik dan fokus di siang hari.
Tubuh yang aktif lebih mudah menjaga stamina untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, terlalu banyak duduk atau bersantai tidak akan meningkatkan “cadangan energi. ” Dengan melakukan aktivitas fisik secara berkala, tubuh akan merasa lebih bertenaga dan siap menjalani hari tanpa cepat lelah, bahkan setelah makan.
Jadi, dari ketiga penyebab di atas, mana yang paling sering kamu alami? Dengan mengenali ketiga faktor ini, kamu bisa lebih bijak dalam memilih makanan, menjaga waktu tidur, dan rajin bergerak agar tidak mudah mengantuk setelah makan.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni


