3 Pemain Muda Tampil Apik di Putaran Pertama BRI Super League 2025/2026
- account_circle Sandi
- calendar_month Sab, 17 Jan 2026
- comment 0 komentar

Logo BRI Super League 2025/2026. Foto : Instagram BRI
bogorplus.id– Putaran pertama BRI Super League 2025/2026 menjadi panggung pembuktian bagi para pemain muda.
Di tengah ketatnya persaingan, sejumlah talenta belia tampil konsisten, mengambil peran penting di klubnya, dan bahkan menjelma sebagai tulang punggung tim.
Penampilan impresif mereka bukan sekadar pelengkap. Beberapa di antaranya rutin meraih penghargaan Young Player of the Week, berkat kontribusi nyata dalam membantu klub meraih poin.
Menariknya, para pemain muda ini tersebar di berbagai posisi, mulai dari penjaga gawang hingga penyerang, dengan catatan kontribusi yang menonjol dibandingkan pemain seusia mereka.
1. Penyerang muda Persita Tangerang, Hokky Caraka.
Di bawah arahan Carlos Pena, pemain berusia 21 tahun itu mendapatkan peran baru sebagai winger kanan.
Kepercayaan tersebut dijawab Hokky dengan performa produktif. Sepanjang putaran pertama.
Ia tampil dalam 15 pertandingan dan mencatatkan tiga gol serta satu assist untuk Pendekar Cisadane.
Catatan itu menjadikannya salah satu pemain muda paling tajam musim ini.
2. Dari lini tengah, Yano Putra
Tampil sebagai kejutan menyenangkan bersama PSBS Biak. Gelandang berusia 22 tahun itu berhasil merebut tempat utama di skuad Badai Pasifik dan menunjukkan kedewasaan bermain yang menonjol.
Dalam 14 penampilan, Yano menyumbangkan dua gol dan dua assist. Konsistensinya membuat pemain kelahiran Mano, Nusa Tenggara Timur, tersebut mulai dilirik sebagai aset berharga, bahkan berpotensi menjadi incaran pada bursa transfer mendatang.
3. Penjaga Gawang muda Cahya Supriadi.
Keputusannya bergabung dengan PSIM Yogyakarta terbukti tepat. Cahya langsung dipercaya sebagai kiper utama Laskar Mataram dan tampil dalam 15 pertandingan pada putaran pertama.
Penampilannya solid dengan torehan enam clean sheet, menjadikannya salah satu kiper dengan catatan nirbobol terbanyak musim ini, hanya kalah dari Teja Paku Alam dan Nadeo Argawinata.
Kemunculan para pemain muda ini menegaskan bahwa BRI Super League 2025/2026 bukan hanya soal persaingan tim papan atas, tetapi juga tentang lahirnya generasi baru sepak bola Indonesia.
Jika mampu menjaga konsistensi, mereka berpeluang menjadi wajah masa depan kompetisi dan pilar penting bagi klub masing-masing.
- Penulis: Sandi







