10 Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat dan Aman dari Peretas
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Kam, 28 Agu 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Perangkat elektronik seperti smartphone dan komputer sebaiknya dilindungi dengan kata sandi agar tidak sembarangan digunakan oleh orang lain. Dengan begitu, privasi yang ada di perangkat dapat lebih terlindungi.
Banyak orang yang kurang memperhatikan pentingnya memiliki kata sandi yang kuat. Biasanya, mereka membuat kata sandi untuk perangkat dengan asal-asalan, seperti menggunakan tanggal lahir atau yang lainnya.
Sebaiknya, kata sandi yang dibuat itu sulit diingat. Semakin rumit, semakin besar kemungkinan peretas kesulitan menebak kata sandi kita.
10 Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat
1. Semua Perangkat Elektronik Harus Dilindungi Kata Sandi
Manfaatkan fitur keamanan pada setiap perangkat, seperti layar kunci dan verifikasi dua langkah untuk mengurangi risiko orang lain membobol perangkat kita.
2. Ganti Kata Sandi Secara Berkala
Mengubah kata sandi secara teratur bisa membuat peretas kesulitan mengakses data kita, karena jika mereka berhasil menebak kata sandi yang lama, mereka akan kewalahan dengan kata sandi yang baru. Oleh karena itu, Google merekomendasikan agar kita mengganti kata sandi setiap tiga bulan. Namun, ini tergantung pada seberapa sensitif data kita. Semakin sensitif data kita, semakin sering kita perlu mengganti kata sandi.
3. Terapkan Tips dalam Membuat Kata Sandi
Jika kita termasuk orang yang kesulitan mengingat kata sandi, maka tips di bawah ini bisa membantu dalam membuat kata sandi yang kuat namun mudah diingat.
- Semakin panjang kata sandi kita, semakin baik. Contohnya terdiri dari 8-16 karakter.
- Gunakan angka untuk menggantikan huruf, seperti “i” menjadi “1”.
- Acak urutan huruf dalam kata sandi kita, misalnya “Cinta” menjadi “Atinc”.
- Manfaatkan fitur verifikasi dua faktor.
- Gunakan akronim, misalnya “Saya suka makanan enak” menjadi “SsmE’”.
4. Pilih Kata Sandi yang Sulit untuk Ditebak
Seperti yang telah disebutkan, sebaiknya kata sandi kita tidak mudah untuk ditebak oleh orang lain. Hindari mencantumkan informasi pribadi yang bisa diketahui orang lain melalui media sosial atau platform lainnya, seperti tanggal dan tahun lahir atau hobi favorit. Gunakan variasi huruf, angka, dan simbol.
5. Manfaatkan Pengelola dan Pembuat Kata Sandi
Bagi kita yang kesulitan membuat atau mengingat kata sandi, pengelola kata sandi bisa sangat membantu. Alat ini mampu menghasilkan kata sandi yang kuat sehingga aman digunakan. Selain itu, alat ini juga akan menyimpan kata sandi secara otomatis, menghilangkan kebutuhan untuk mengingat atau menuliskan kata sandi yang berisiko dilihat orang lain.
6. Jaga Kerahasiaan Kata Sandi dari Siapa Pun
Simpan kata sandi secara rahasia dengan tidak memberikannya kepada siapapun, atau mencatatnya di tempat yang bisa diakses orang lain. Jika khawatir akan kesulitan mengingat, gunakan layanan pengelola pihak ketiga.
7. Hindari Menggunakan Satu Kata Sandi untuk Semua Akun
Menggunakan kata sandi yang sama untuk semua akun akan meningkatkan risiko kebocoran data, karena jika peretas berhasil mengetahui satu kata sandi, mereka bisa mengakses semua akun kita. Maka dari itu, penting untuk menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun.
8. Terapkan Persyaratan Kata Sandi yang Aman
Layanan dari Bill Gates, Microsoft, memberikan ketentuan untuk kata sandi yang aman untuk digunakan. Berikut adalah ketentuan tersebut:
- Menggunakan huruf kecil
- Menggunakan huruf besar
- Menggunakan angka
- Menggunakan simbol
9. Perbarui Perangkat Lunak Secara Berkala
Peretas biasanya menargetkan perangkat lunak yang memiliki kerentanan. Dengan memperbarui perangkat lunak, kerentanan tersebut dapat diminimalisir, sehingga semakin sulit bagi peretas untuk membobol data kita.
10. Aktifkan Fitur Keamanan Dua Langkah
Fitur ini telah diterapkan di berbagai platform seperti jaringan sosial, perbankan, dan lain-lain yang beroperasi di internet. Dengan adanya fitur ini, pelaku kejahatan akan sangat sulit untuk melaksanakan aksinya meskipun sudah mendapatkan kata sandi. Kita dapat memanfaatkan fitur Two Factor Authentication (2FA) melalui kode verifikasi yang dikirim melalui telepon atau SMS, Google authenticator, dan lainnya.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni








